Link Banner
Headlines News :
Link Banner
Tampilkan postingan dengan label SOSPOL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOSPOL. Tampilkan semua postingan

Khofifah mulai Bicara soal Visi Pilgub Jatim

Bacagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam sebua acara.
Bakal calon gubernur (bacagub) Jatim Khofifah Indar Parawansa, mulai berbicara soal visi misinya.

Perempuan yang masih menjabat Menteri Sosial RI ini mengatakan bahwa satu di antara program utamanya adalah ingin menurunkan tingkat kemiskinan pedesaan di Jatim.

Berdasarkan data yang dimiliki Kementeriannya, kemiskinan pedesaan di Jatim masih menjadi yang tertinggi secara nasional.
Di dalam penjelasannya, angka kemiskinan di Indonesia mencapai 10,56 secara nasional.

Namun, untuk kemiskinan pedesaan, angkanya hampir mencapai 14 persen sedangkan kemiskinan perkotaan hanya sekitar 7 persen.

"Artinya, kemiskinan pedesaan masih di atas kemiskinan nasional. Sedangkan kemiskinan pedesaan yang tertinggi ada Jatim. Kemudian untuk kemiskinan perkotaan tertinggi di Jawa Barat," ujar Khofifah di Surabaya, Senin (6/11/2017).

Atas realita tersebut, ia merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi menurunkan indeks kemiskinan pedesaan dan gini ratio di Jatim.

"Barangkali, ada yang bisa kami lakukan, lebih cepat, lebih signifikan, untuk membantu penurunan kemiskinan, dan gini rasio di pedesaan," cetus Ketua Muslimat NU ini.

Ia menjelaskan, berbekal memimpin Kementerian Sosial sejak 2014 lalu, Khofifah telah mengetahui beberapa langkah strategis untuk mempercepat penurunan tersebut.

"Saya selama di Kementerian Sosial, ada amanat dari pemerintah, amanat dari presiden. Yakni, prioritas pembangunan nasional, salah satunya adalah menurunkan kemiskinan dan menurunkan gene ratio," kata Khofifah.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia melalui kementerainnya kemudian meluncurkan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Alhamdulillah, survei dari Bank Dunia, Bappenas, BNP2K, dan terakhir dari kementerian keuangan, PKH ternyata program yang paling signikan menurunkan gene ratio dan kemikinan," cerita Khofifah.

Atas keberhasilannya tersebut, Khofifah kemudian diarahkan oleh presiden untuk menyerahkan bantuan dalam format nontunai.

Kemensos bersama bank-bank yang tergabung dalam bank-bank Himbara berhasil menyiapkan format bansos non tunai melaui kartu keluarga sejahtera yang memiliki fungsi combo, yakni penyaluran bantuan seklaigus buku rekening tabungan.

"Ketika diuji coba di 2016, di enam juta penerima manfaat, Alhamdulillah sudah berjalan sangat lancar," cerita politisi asal Surabaya ini.

"Bahkan, bisa mencapai pedalaman, perbatas antar negara, pulau terluar, dan bisa menjangkau seluruhnya. Realisasinya bisa tembus 99 persen dari target," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga tengah menyiapkan program pengentasan kemiskinan pedesaan dengan memaksimalkan dana desa.

Hal ini juga menjadi arahan Presiden Joko Widodo, bukan hanya kepada kementerainnya, namun juga kementrian yang lain.

"Pak Presiden sangat kuat komitmenya untuk menurunkan kemiskinan pedesaan, di antaranya melalui padat karya. Ratas (rapat terbatas) antar kementerian sangat serius membahas itu," ceritanya.

Ia menjelaskan, dari besaran dana desa yang cukup tinggi, ia optimis bisa memaksimalkan upaya penurunan kemiskinan tersebut.

"Sangat memungkinkan untuk bisa menjadi pintu masuk percepatan kesejahteraan di desa," ujarnya.

"Terutama di Jatim, dapat dilakukan dengan sistem, mekanisme, format intervensi, yang sudah pernah saya lakukan itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, tak akan bertindak sendiri, melainkan akan memaksimalkan berbagai potensi.

"Rasanya saya bisa bersinergi dengan seluruh elemen, bukan hanya elemen di Jatim, namun juga nasional, dan bahkan luar negeri," ungkapnya optimis.

"Ini adalah tantangan bagi saya, rakyat Jatim, arek Suroboyo. Secara bersama-sama ayo turun percepatan pembangunan masyarakat di desa," pungkas Khofifah.

5 Cerita adu mulut Fahri Hamzah dengan KPK

Berita Terkini, Wartanusa-news Politik
Seperti Ruhut Sitompul di Partai Demokrat, Fahri Hamzah dikenal sebagai 'vokalis' Partai Keadilan Sejahtera. Pernyataannya kerap mengundang kontroversi.

Sarjana Ekonomi lulusan Universitas Indonesia ini kerap mengkritisi KPK dalam berbagai hal. Jauh sebelum Luthfi Hasan Ishaaq ditahan KPK, Fahri pernah mengusulkan pembubaran lembaga antikorupsi itu.

Fahri yang kembali ditempatkan di Komisi III DPR oleh fraksinya dan masih menjadi anggota Timwas kasus bailout Bank Century sepertinya memanfaatkan momen rapat dengan KPK, Rabu (5/6) kemarin untuk menyerang para pimpinan KPK.

Adu mulut pun tak terhindarkan antara Fahri dkk melawan pimpinan KPK dalam rapat yang . Ujungnya, 3 anggota Timwas dari Fraksi PKS memilih walk out karena menolak kehadiran Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dalam rapat.

5 Ocehan Ruhut serang PKS

Berita Terkini, Wartanusa-news Politik
Ruhut Sitompul dari dulu dikenal sebagai politikus yang suka mengomentari berbagai persoalan. Baik di internal Partai Demokrat, atau masalah yang menimpa partai lain. Ocehannya kadang membuat panas kuping kader partai lain.

Terkait rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Ruhut menyindir sikap PKS yang menentang kebijakan itu. Padahal, sebagai partai yang tergabung dalam Setgab Koalisi, PKS, kata Ruhut seharusnya mendukung keputusan pemerintah soal kenaikan harga BBM.

Dari menyebut PKS tidak cerdas hingga mengincar jabatan menteri komunikasi dan informatika yang dijabat Tifatul Sembiring, berikut ocehan-ocehan Ruhut yang menyerang PKS.

Sepupu Foke Ditolak KPU

Berita Terkini, Wartanusa-news Politik
Anggota DPRD Banten dari Fraksi Partai Demokrat, Sherisada Manaf mendaftar ke KPU Kota Tangerang sebagai bakal calon wali kota Tangerang. Dia mendaftarkan diri di hari terakhir pendaftaran pencalonan Pilkada Kota Tangerang, Sabtu (8/6).

Namun, pendaftaran sepupu mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo itu langsung ditolak KPU Kota Tangerang. Sebab, dia tak membawa surat rekomendasi pencalonan dan pengurus Partai Demokrat.

Ditanya soal persyaratan administrasi, Sherisada mengatakan, ada satu dinamika yang luar biasa yang mengakibatkan dirinya tak membawa pengurus partai.

"Selain itu ada yang meninggal yakni Taufiq Kiemas, akhirnya pengurus DPP Partai Demokrat tak bisa mengantar saya. Padahal saya sudah mendapat restu dari Cikeas. Terima saja dulu Pak, nanti kelengkapannya saya bisa lengkapi muncul. Saya siap melengkapi," ujarnya.

Namun hal itu ditolak oleh Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain. "Atas nama Partai Demokrat sudah tidak bisa lagi," ujarnya.

"Ini Instruksi dari pusat (Partai Demokrat) Pak. Saya punya hak demokrasi, inilah yang saya lakukan," ujar Sherisada Manaf.

"Yang di Kota Tangerang itu, semua belum dapat rekomendasi dari Partai. Arief (Wakil Wali Kota Tangerang yang mendapat rekomendasi Partai Demokrat) dapat rekomendasi dari DPC yang masih Plt, bahkan Pltnya juga saudaranya Ketua DPD (Wahidin Halim) yang juga keluarga Pinang (kediaman Wahidin)," ujarnya.

Setelah ditolak, Sherisada langsung bergegas pulang. Dia mengaku tak heran jika politik seperti ini. "Saya dapat rekomendasi dari Demokrat, tetapi dipegang Pak Simbolon orang pusat. Dia tak bisa hadir karena ke Pak Taufiq Kiemas," ujarnya.

Sherisada mengaku tak akan menggugat Simbolon yang dia akui adalah pengurus DPP Partai Demokrat. "Saya terus terang, Partai Demokrat tidak seperti ini sebenarnya. Saya akan bicara ke tim, apapun hasilnya. Ini karena hari terakhir saya terima dan menjadi pengalaman," terangnya.

Pesan Terakhir Taufiq Kiemas untuk MPR


Berita Terkini, Wartanusa-news Politik
Kepergian Taufiq Kiemas menghadap Yang Kuasa meninggalkan kenangan tersendiri bagi para koleganya di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Taufiq dinilai sukses menjalankan tugasnya sebagai Ketua MPR dalam mensosialisasikan empat pilar kebangsaan.

Ketua Fraksi Gerindra MPR Martin Hutabarat mengatakan, pesan terakhir yang Taufiq berikan kepada dirinya saat berkunjung memperingati HUT Pancasila, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhir pekan lalu adalah terus perjuangkan empat pilar.

"Dia bilang pada kita kita enggak boleh lengah, teruskan empat pilar, saya temani beliau sejak tahun 87 sudah sama saya," jelas Martin saat menghadiri upacara pemakaman Taufiq Kiemas di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (9/6).

Selain itu, Martin bercerita, saat berdiskusi di Ende, Taufiq punya rencana untuk merayakan Hari Pancasila di Parapat, Sumatera Utara, tahun depan.

"Kemudian dia bilang, Tin itu 1 Juni di rumah tahanan Soekarno di Parapat, di sana kan ada patung Soekarno," tutur Martin menirukan Taufiq kala itu.

Kemudian, lanjut dia, wacana ini dibicarakan langsung oleh Wakil Presiden Boediono. Menurut Martin, Boediono pun setuju dengan usulan itu.

"Lalu kita berdua ngomong ke Boediono, kata Boediono itu bagus," tutur Martin.

"Tahun depan ya Tin," sahut Taufiq ditirukan Martin.

"Iya iya tahun depan kita datang ke sana," jawab Martin dengan wacana yang diberikan Taufiq waktu itu.

Menurut Martin, Taufiq adalah sosok politikus yang tidak punya lawan dan tidak suka dengan perlawanan.

"Dalam paham dia, pandangan politik dia tidak boleh ada oposisi, semua harus bagian dari satu sistem yang ada yang jadi pengimbang pengisi, tidak boleh oposisi dalam liberal," tandasnya.

Pramugari Harus Ramah, Jangan Sok "Ngatur"

Marwan Ja'far
Berita terkini, Wartanusa-news Nasional
Anggota Komisi V dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Marwan Ja'far, menyesali peristiwa pemukulan yang dilakukan pejabat Provinsi Bangka Belitung terhadap pramugari Sriwijaya Air. Ia mendukung pramugari yang mengingatkan penumpang untuk mematikan ponselnya. Akan tetapi, ia juga mengingatkan agar pramugari menjaga sikapnya dan tetap ramah.

"Saya berharap pramugari juga menjaga sikapnya. Dia harus menunjukkan kesopanan dan keramahan, jangan sok ngatur karena bisa jadi orang jengkel," ujar Marwan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (7/6/2013).

Ia menyadari sisi keselamatan penerbangan harus menjadi faktor utama yang diperhatikan. "Tapi ya itu, harus ramah menegurnya," ucap Marwan.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi PKB itu mengecam aksi arogan yang dilakukan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadi.

"Sikap pejabat itu tidak bisa dibenarkan dari perspektif mana pun," kata Marwan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zakaria dilaporkan Febriani, seorang pramugari, setelah melakukan pemukulan di dalam pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 078 tak lama setelah mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Rabu (5/6/2013) sekitar pukul 19.30 WIB.

Pemukulan tersebut dipicu kekesalan tersangka karena ditegur korban untuk mematikan ponsel saat pesawat akan lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar satu jam sebelumnya. Dalam kasus ini, Zakaria sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan oleh aparat kepolisian. Zakaria dianggap bertanggung jawab karena telah memukulkan gulungan koran ke arah bagian belakang leher korban sehingga menimbulkan bekas kemerahan. Upaya damai kedua belah pihak sudah coba ditempuh. Zakaria juga sudah meminta maaf. Namun, Febriani masih trauma dan tidak terima dengan perlakuan tersebut sehingga kasus ini tetap diajukan ke jalur hukum.

KarSa di dukung Komunitas Tionghoa Jatim

Wartanusa-news, Surabaya 
Dukungan untuk pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), terus bertambah. Kali ini komunitas Tionghoa di Jawa Timur menyatakan diri siap mendukung KarSa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013. Bahkan, mereka berjanji akan menyumbang 5 ribu suara untuk KarSa.

Hal ini dikatakan Penasihat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Timur, Solekan saat bertandang ke Posko Pemenangan KarSa (Bale KarSa) di Jalan Citarum, Surabaya, Rabu (5/6). Dia mengatakan, sumbangan 5 ribu ribu suara merupakan jumlah yang cukup sedikit, jika dibanding total jumlah komunitas Tionghoa di Jawa Timur.

"Sebab masih banyak warga keturunan lainnya yang memiliki hak pilih di Jatim yang siap mendukung KarSa" ujar Solekan di Bale Karsa.

Solekan menambahkan, kalau warga keturunan asal China tersebut, memang telah berkomitmen dan satu suara untuk memenangkan KarSa di Pilgub Jawa Timur yang akan digelar pada 29 Agustus mendatang. "Selama empat tahun memimpin Jatim, KarSa kami nilai cukup peduli terhadap komunitas Tionghoa di Jatim. Jadi wajar kalau kami mendukungnya di Pilgub mendatang," katanya.

Sementara Ketua Tim Pemenangan KarSa, Tony Sunarto mengaku bangga dan berterima kasih terhadap dukungan dari sejumlah elemen yang menyatakan dukungannya untuk KarSa. "Masyarakat sangat tahu dan merasakan betul bagaimana peran KarSa selama memimpin. Dukungan ini kami jadikan sebagai suntikan moral untuk bekerja lebih keras lagi, dalam memenangkan pasangan KarSa di Pilgub Jatim mendatang," ujarnya.

Baliho NU Ditertibkan, Banser Sidoarjo Protes

berita terkini
Wartanusa-news, Sidoarjo
Ketua PC GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono dikawal tiga anggota Banser memprotes Panwaslu Sidoarjo terkait penertiban baliho berlambang Nadlatul Ulama (NU) yang ‘ditelantarkan’ tidak jauh dari lokasi pemasangan baliho.

"Silahkan dicopot, tetapi jangan baliho yang ada lambangnya NU itu ditaruh di atas tanah. Itu sama halnya tidak menjunjung etika," keluh Ketua GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono di depan Kantor Panwaslu Kab Sidoarjo Jl Pahlawan Sidoarjo Kamis (30/5/2013).

Baliho bergambar lambang NU itu yang dibawa Slamet didapatkan tergeletak di bundaran Taman Pinang Indah di kawasan kota Sidoarjo, yang termasuk area yang dilarang, yakni taman dan jalan protokol.

Pencopotan baliho ini diduga ditertibkan karena juga terdapat nama bacaleg dan logo PKB.

Baliho itu berisi ucapan selamat terkait Konferensi Wilayah NU Jawa Timur, di Ponpes Bumi Shalawat milik KH Agus Ali Masyhuri Desa Lebo Sidoarjo, yang bakal digelar mulai Jum’at (31/5/2013) besok.

Slamet juga meminta Panwaslu meminta maaf kepada panitia konferwil dan PCNU Sidoarjo.

Slamet mengaku menghormati tugas Panwaslu maupun Panwascam yang bekerja atas perintah undang-undang. "Tetapi ada etika yang harus dijunjung," tukas pria yang juga mencalonkan diri sebagai Caleg untuk DPRD Sidoarjo melalui  PKB itu

Sementara itu, Ketua Panwaslu Sidoarjo Berlian Luckytasari menyatakan pihaknya tidak pernah menginstruksikan untuk merusak baliho itu, namun hanya mencopot, lalu memindahnya.

Jika baliho itu rusak, dia mengakui jika ada kesalahan prosedur yang dilakukan Panwascam Kota Sidoarjo. "Tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini. Semua baliho yang ditertibkan, telah diserahkan ke parpol yang bersangkutan saat itu juga,” ucapnya,” tandasnya usai bertemu Ketua GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono dan meminta maaf atas kesalahpahaman itu. 

Anggota DPRD Mendadak Tes Urin

berita terkini
Wartanusa-news, Sidoarjo
Mencegah penggunaaan dan peredaran narkotika, usai paripurna sebanyak 50 anggota DPRD Sidoarjo ikuti tes urine yang di gedung DPRD Sidoarjo, Kamis (30/5/2013).

Semua anggota mengikuti tes diambil sampel urinenya, tanpa ada pengecualian. Termasuk tiga pimpinan DPRD Sidoarjo juga mengikuti tes tersebut.

Satu demi satu mereka masuk ruangan utara gedung utama itu. Mereka bergiliran masuk kamar kecil dan kembali dengan membawa botol kecil berisi urine, dan masing-masing botol terdapat nama yang bersangkutanl

Menurut Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sidoarjo AKBP Supriyadi, tes ini sebagai langkah pencegahan atas peredaran narkoba.

Tes urine dilakukan keliling dan bersifat mendadak. Dengan begitu, pencegahan narkoba diharapkan berjalan baik. "Jangan sampai area perkantoran dipakai mengkonsumi barang terlarang," tegasnya.

Anggota Komisi B Tarkit Erdianto mengaku tidak cemas meski dites bebas narkoba dengan metode apapun. Politisi PDIP itu merasa tidak pernah bersinggungan dan mengonsumsi zat terlarang itu.

"Saya mendukung langkah BNK Sidoarjo," ucapnya dengan menunjukkan tangan kananya dengan sikap jempol.

5 Upaya blak-blakan Hary Tanoe menangkan Hanura

Wartanusa-news, Nasional
Setelah keluar dari Partai NasDem, bos MNC Hary Tanoesoedibjo langsung bergabung dengan Partai Hanura. Di partai besutan Wiranto itu, Hary Tanoe diberi posisi Ketua Dewan Pertimbangan.

Hary Tanoe yakin Hanura merupakan partai terbaik yang dipilihnya. Dia pun berjanji akan maksimal memenangkan partai yang identik dengan warna kuning tua itu.

Bergabungnya Hary Tanoe semakin membuat pede Ketua Umum Partai Hanura Wiranto untuk menyambut Pemilu 2014. Wiranto bahkan meyakini partainya bakal masuk posisi tiga besar di Pemilu 2014.

"Target memang tidak bisa diramal lewat matematis. Paling tidak kami masuk 3 besar. Itu hasil akumulasi jumlah kursi di DPR, kami berharap masuk 3 besar. Ini bukan pernyataan asal-asalan. Ini berdasarkan evaluasi yang cukup rasional dari hasil survei dan kompetensi caleg kita," kata Wiranto usai menyerahkan DCS di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Minggu (21/4).

Hary Tanoe tak trauma meski telah mengalami kecewa di partai lamanya. Di Hanura, dia justru berjanji akan mengerahkan segala kekuatannya.

Berikut lima upaya blak-blakan Hary Tanoe untuk menangkan Hanura di Pemilu 2014

Caleg PDIP sebut ada Operasi Naga Merah


Adian Napitupulu
Adian Napitupulu
Wartanusanews, Nasional Calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan Adian Napitupulu mencium ada upaya dari sejumlah pihak untuk menghancurkan citra Gubernur DKI Joko Widodo. Bahkan, dia menganalisa sejumlah peristiwa terkait PDIP di daerah merupakan hasil dari Operasi Naga Merah.

Kala itu Operasi Naga Merah disampaikan oleh Gus Dur dalam menganalisa kasus penyerangan Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat. Kemudian, kejadian itu dikenal dengan sebutan peristiwa 27 Juli.

"Operasi Naga Merah di tahun panas 1996 sedang beraksi lagi di tahun politik 2013," kata Adian kepada merdeka.com, Minggu (26/5).

Pertama, menurut Adian, upaya DPRD DKI menginterpelasi Jokowi sangat mengada-ada dan menunjukan bahwa DPRD tidak rela kalau warga Jakarta dilindungi kesehatannya. Banyak yang menduga interpelasi DPRD didukung oleh broker alat kesehatan, industri farmasi dan RS swasta.

"Terlepas dari dugaan itu, secara politik, Jokowi sebagai salah satu ikon demokrasi dan kerakyatan dari PDI Perjuangan sekarang sedang dihancurkan citranya. Sesungguhnya DPRD tidak menginterpelasi Jokowi, tapi menginterpelasi hak-hak dasar dari rakyat yang menggaji mereka," kata Adian.

Selanjutnya, di Bogor, sekitar 10 hari sebelum ditutupnya pendaftaran calon bupati , tiba-tiba wakil bupati dari PDI Perjuangan, Karyawan Faturahman ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Barat melalui kasus ber-delik aduan pada tahun 2010.

"Lucunya Wabup Bogor bukan jadi tersangka korupsi, narkoba atau perselingkuhan. Tapi ia disangka turut serta atau bersama-sama memproduksi, menyebarkan video porno," tutur mantan aktivis 1998 itu.

Kemudian Di Bali. Menurutnya, konon, di hari Pilkada, Bali sebagai pulau wisata internasional dan relatif aman tiba-tiba di basis suara PDI Perjuangan terlihat banyak aparat dan itu tidak terjadi di basis non PDI Perjuangan.

"Alhasil, suara berubah sedikit, hanya 0,4 persen tapi efektif merubah pemenang," tandasnya.

'HT gunakan final X-Factor untuk popularitas Wiranto'

Wartanusa-news, Nasional
Fatin Shidqia keluar menjadi juara pada kontes menyanyi X-Factor yang ditayangkan di RCTI, semalam. Gadis yang mengenakan hijab ini berhasil menumbangkan lawan beratnya Novita Dewi.

Di tengah kemeriahan perayaan kemenangan oleh para pendukung Fatin, tiba-tiba Master of Ceremony (MC) menyebut nama Ketua Umum Partai Hanura Wiranto untuk menyerahkan hadiah kepada sang pemenang.

Mendengar namanya dipanggil, dengan mengenakan pakaian hitam berlengan panjang, Wiranto langsung naik ke atas panggung dan menyalami sang pemenang. Sesuai arahan MC, Wiranto menyerahkan hadiah secara simbolis tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Kehadiran Wiranto menimbulkan tanda tanya besar. Apalagi dia diberikan kesempatan untuk menyerahkan hadiah kepada sang juara. Padahal, mantan Panglima ABRI ini tidak menduduki posisi atau jabatan apa pun di RCTI maupun di MNC Group.

Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute, Gun Gun Heryanto menilai, kemunculan Ketua Umum Partai Hanura di ajang tersebut merupakan political publicity. Di mana, seorang figur politik dipublikasikan melalui sebuah acara hiburan demi meraih popularitas tanpa mengeluarkan biaya.

"How to make popularity, dan panggung X-Factor itu saya kira itu ditonton jutaan rakyat Indonesia. Itu salah satu magnitude industri hiburan meski tidak bawa-bawa nama partai, tapi Wiranto terpublikasikan," kata Gun Gun saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (25/5).

Tentu, kemunculannya dalam sebuah acara hiburan tersebut tak lepas dari keberadaan bos MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo (HT) selaku kader dan pengurus Partai Hanura. Tanpa dukungan HT, jika ingin tampil di layar kaca, Wiranto dan partainya tentu harus mengeluarkan biaya besar untuk tampil.

"Ini bagian mutualis simbiosis. Dengan power atau resources yang dimiliki HT pada media grupnya. Dan itu akan semakin intensif, panggung-panggung media HT akan jadi ruang publikasi bagi Hanura dan Wiranto ," tandasnya.

X-Factor merupakan salah satu acara yang digemari kalangan muda di seluruh Tanah Air. dengan munculnya Wiranto pada acara tersebut, tidak menutup kemungkinan Wiranto dalam merangkul pemilih-pemilih muda dan pemula.

Gun Gun menambahkan, pada pemilu 2014 mendatang, pemilih pemula memiliki jumlah yang sangat signifikan dalam mempengaruhi tingkat suara. Dari 190 juta pemilih yang terdata di Badan Pusat Statistik (BPS), 40 sampai 50 juta di antaranya akan pertama kali ikut dalam Pemilu.

"Sangat punya keuntungan meski cuma tampil 10 sampai 15 menit. Seperti yang dialami Aher saat masuk acara Dahsyat. Itu sangat biasa dilakukan," ujarnya.

Kisah keraguan Soeharto kepada Habibie & lepasnya Timor-Timur

Setelah desakan agar dirinya mundur semakin menguat, Soeharto akhirnya pasrah. Penguasa orde baru itu pun siap meninggalkan kursi presiden yang dia duduki selama 32 tahun itu.

Namun hingga 20 Mei 1998 malam, Soeharto masih bimbang. Bukan karena harus meninggalkan kursi presiden, Soeharto bimbang untuk menyerahkan negara ini kepada wakil presidennya saat itu, BJ Habibie. Di mata Soeharto, Habibie adalah kawan dekat, cerdas dan cekatan, namun belum 'kuat' untuk menjadi penguasa di nusantara.

Probosutedjo, adik Soeharto, yang berada di kediaman Jalan Cendana, malam itu, mengungkapkan, Soeharto pada malam itu terlihat gugup dan bimbang. "Pak Harto gugup dan bimbang, apakah Habibie siap dan bisa menerima penyerahan itu," ujarnya.

Mendengar kata-kata Pak Harto ini, konon Habibie sangat tersinggung. Sebab, hubungan Pak Harto dan Habibie lebih daripada sekadar dua sahabat politik.

Entah apa yang membuat Soeharto bimbang untuk memberikan kursi presiden kepada Habibie, namun kini sebagian orang memiliki jawabannya sendiri. Sebagian orang menyebut bahwa pemimpin atau Presiden Indonesia harus Jawa. Bila bukan Jawa, nusantara akan terpecah.

Mitos atau kabar burung itu seakan menjadi legitimasi saat Timor-Timur akhirnya lepas dari pangkuan Ibu Pertiwi. Timor-timur lepas setelah pria kelahiran Pare-pare itu menjabat sebagai Presiden ketiga di republik ini.

Banyak pihak menyebut bahwa lepasnya Timor-Timur memang karena Habibie yang saat itu menyetujui adanya jejak pendapat atau referendum. Timor Timur lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjadi negara terpisah yang berdaulat pada tanggal 30 Agustus 1999.

Lepasnya Timor Timur di satu sisi memang disesali oleh sebagian warga negara Indonesia, tapi di sisi lain membersihkan nama Indonesia yang sering tercemar oleh tuduhan pelanggaran HAM di Timor Timur.

Hal inilah yang mendorong pihak oposisi yang tidak puas dengan latar belakang Habibie semakin giat menjatuhkan Habibie. Upaya ini akhirnya berhasil dilakukan pada Sidang Umum 1999, Habibie memutuskan tidak mencalonkan diri lagi setelah laporan pertanggungjawabannya ditolak oleh MPR.

Lalu benarkah bahwa presiden Republik Indonesia harus Jawa? ataukah itu hanya sebatas mitos?

Drs. M. Heru Pragolo, SH, MM ; Menjadi Manusia Untuk Rakyat dan Siap Melayani Rakyat

Wartanusa-news, Surabaya
Pentingnya membangun relasi dengan keluwesan untuk berkomunikasi dan tidak  menutup diri sehingga banyak kawan dan bisa menempatkan diri dimana saja termasuk  Klien atau rekan kerja akan merasa lebih nyaman karena dianggap bisa mencairkan suasana, itulah sekilas karakter orang yang dilahirkan dengan bintang Aries.

Berorganisasi untuk memperbanyak kawan dan belajar untuk bermasyarakat menjadi pilihan hidupnya Drs. M. Heru Pragolo, SH, MM, tak salah pilihannya yang semenjak duduk di bangku Sekolah Dasar hingga saat ini aktif di kegiatan Pramuka, sehingga wawasan untuk bermasyarakat sangat dimiliki yang utamanya untuk menghargai sesama dan memanusiakan manusia, “kegiatan Pramuka dari sekolah Dasar hingga saat ini saya jadikan tempat latihan untuk berorganisasi” tutur Heru panggilan akrapnya merendah saat di wawancarai beritalima.com di markas PKP Indonesia Jawa Timur.

Drs. M. Heru Pragolo, SH, MM yang dilahirkan di Pinrang Sumatera Selatan tepatnya 8 Mei 1957 dan menetap di Surabaya boleh dibilang behasil, walaupun perantau terbukti dari segi pendidikannya dapat menyelesaikan S2 dan saat ini dipercaya untuk menjadi Dosen di Universitas Wijaya Kusuma Suabaya dan menetap di perumahan Manukan Madya Blok 34-B No. 33 Surabaya bersama dua putrinya Herdina Tyas Leylasari, S.Psi dan Herdani Tyas Vitasari serta didampingi oleh Dra. Ec. Tyas Sugiarti yang selalu setia baik suka maupun duka menemani hidupnya.

Tidak hanya itu, seabrek kegiatan lainnya juga diikuti oleh Heru panggilan akrabnya, menjelang pemilihan Umum 2014 ini, Heru cukup disibukkan dengan jabatan politiknya, yakni ia dipercaya sebagai ketua BAPILU Partai PKP Indonesia Provinsi Jawa timur yang setiap harinya mengurusi para kader untuk berkonsultasi dan memberikan wawasan unuk memenangkan PKP Indonesia pada Pemilu 2014 nanti.

Partai PKP Indonesia Jawa Timur menempatkan Drs. M. Heru Pragolo, SH, MM untuk menjadi  Calon Anggota Legislatif Propinsi Jawa Timur di Daerah Pemilihan I Surabaya & Sidoarjo di Nomor Urut 1, “keercayaan Partai kepada saya sebagai caleg di dapil 1 merupakan amanah, saya optimis dapat memperoleh kursi di dapil 1, dengan bergagai kegiatan yang sudah saya jalankan selama ini, termasuk para siswa-siswi yang pernah saya didik akan membantu saya dalam memenangkan PKP Indonesia pada pemilu nantinya, dengan motto perjuangannya “ Menjadi Manusia Untuk Rakyat dan Siap Melayani Rakyat” berani, tegas dan adil merupakan prinsip hidup saya, oleh karena itu kami mohon do’a restu dan dukungannya kepada semua pihak” tutur Heru ketua BAPILU PKPI Jawa Timur.

Tugas yang diemban Drs. M. Heru Pragolo, SH, MM sebagai ketua BAPILU PKPI Jatim dengan rasa optimis untuk meraih target yang bakal dicapai nantinya, “berbagai rencana kegiatan partai untuk mencapai target yakni akan memperoleh kursi di setiap dapil tentunya sudah kami persiapkan, dan insya Allah dalam waktu dekat kami akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi partai ke 11 Dapil di Jawa Timur” Tambahnya.

Khofifah Pasang Kader Sampai Tingkat RT

Wartanusa-news, Malang
Gerak mesin politik pemenangan Khofifah Indar Parawansah dan Herman S Sumawiredja, semakin dimantapkan. Dalam running Pilgub Jatim Agustus 2013 mendatang, seluruh elemen dan struktur partai pengusung mulai dijalankan.

Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Herman, Thoriqul Haq, saat menggelar konsolidasi akbar Partai Kebangkita Bangsa di Ponpes An Nurr 2 Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Kamis (16/5/2013) lalu mengatakan, semua struktur kader digerakkan. Mulai dari massa pendukung yang paling bawah, sudah berjalan. "Seluruh elemen pendukung sudah kita gerakkan. Termasuk, kader-kader partai dan pendukung Khofifah sampai dibasis TPS pada setiap RT, sudah kita pasang," ungkapnya.

Pria yang juga menjabat Sekretaris DPW PKB Jawa Timur itu menjelaskan, tim pemenangan Khofifah sudah berada di basis TPS. Mereka, akan berkoordinasi langsung dengan elemen diatasnya. Soal pelaung Khofifah sendiri, pihaknya optimis Pilgub Jatim mendatang harus di menangkan warga NU.

"Langkah pertama, kita akan selesaikan basis dukungan Khofifah di basis kultural. Sampai awal Juni nanti, seluruh basis dukungan kultural harus sudah selesai," paparnya.

Langkah berikutnya, basis dukungan bagi Khofifah mulai memetakan segmentasi pemilih dengan tipikal masyarakat yang dinamis. "Segmentasi masyarakat pemilih dinamis, menjadi basis kita selanjutnya," kata Thoriqul.

Ia menambahkan, langkah ketiga untuk memenangkan Khofifah, memetakan titik-titik suara yang akan bakal diraup. Guna mengantisipasi bentuk-bentuk kecurangan, seluruh elemen pendukung Khofifah akan mengawal ketat pelaksanaan Pilgub. "Kegagalan pilgub sebelumnya menjadi pelajaran sangat berharga. Seluruh proses dalam pilgub, akan kita kawal cukup ketat," pungkasnya.

Diklatpim Cetak Pemimpin Pro Rakyat!

Wartanusa-news, Surabaya
Gubernur Jatim Soekarwo minta Diklatpim harus mampu mencetak pemimpin yang berpihak pada kepentingan rakyat. Saat ini rakyat butuh kehadiran pemimpin yang pluralis di tengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi pertanyaan peserta asal Ambon pada Ceramah Tematik Diklat Kepemimpinan Tingkat III Tahun 2013 di kantor Badiklat Jatim, Jalan Balongsari Surabaya, Jumat (12/4/2013).

Menurut dia, pemimpin yang pluralis tidak memihak salah satu aliran, agama atau suku tetapi berani mengambil keputusan secara demokratis. Apabila keputusan tersebut dicapai kesejahteraan masyarakat akan ikut naik. "Pada zaman Majapahit sudah disepakati dengan terbitnya buku Sutasoma yang menulis tentang Bhineka Tunggal Ika, keberagaman hidup dari beberapa suku agama hidup berdampingan pada saat itu. Di Jatim terdapat suku apa saja hidup berdampingan satu sama lain tidak saling membedakan," kata Pakde Karwo.

Pada era saat ini sudah saatnya kita meneruskannya warisan terbaik peninggalan kerajaan Majapahit. Penyebab konflik, menurutnya, justru yang harus dicegah adalah konflik yang disebabkan karena kemiskinan dan rendahnya pengetahuan. Oleh karenanya pemerintah mempunyai tugas untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan.

"Peningkatan kesejahteraan dan pendidikan adalah pelayanan dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Jangan sampai persoalan tersebut tidak ditangani secara serius karena akan menimbulkan konflik," katanya.

Seorang pemimpin birokrasi harus dekat dengan masyarakat yang dipimpinnya dengan segala risikonya. Seperti saat ada demo di kantor pemerintahan, seorang pemimpin harus menemui untuk berdialog mencari solusinya.

Dia menegaskan, pemimpin yang demokratis harus berani menemui demonstran yang berunjuk rasa. "Demonstran jangan ditinggalkan dengan alasan kedinasan, tetapi harus ditemui dan diajak berdialog apa keluhan yang ingin disampaikan kepada pemerintah. Namun demonstran mempunyai kewajiban berunjuk rasa secara tertib dan beretika jika ada yang melakukan perusakan fasilitas umum harus ditindak tegas," ujarnya.

Pada sisi perekonomian, jaminan investasi di Jatim ada empat hal yang diberikan pada investor yakni ketersedian lahan, ketersedian listrik, bidang perijinan yang harus selesai dalam waktu 17 hari dan jelas berapa biayanya serta SDM yang terlatih. Nilai perdagangan antar negara di Jatim meskipun minus tetapi perdagangan antar pulau surplus dengan nilai sejumlah Rp 43,326 triliun.

"Perdagangan Jatim untuk ekspor minim sebesar Rp 6,330 triliun, namun pada perdagangan dalam negeri surplus sebesar Rp 43,326 triliun. Kinerja perdagangan Jatim surplus Rp 36,995 triliun ini karena pemerintah berani menjamin investor yang menanamkan modalnya," tuturnya.

Pakde Karwo berpesan, konsep kepemimpinan yang diberikan saat diklatpim harus terus dibawa hingga ke tempat asalnya. Tujuannya agar terjadi perubahan yang lebih baik setelah mengikuti diklatpim.
"Usai mengikuti diklatpim peserta harus mampu mengubah konsep kepemimpinan yang lama tujuannya untuk kesejahteraan rakyat. Bila perlu seorang pemimpin harus menguasai teknologi," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, kepala Badiklat Jatim Saiful Rachman menambahkan, diklatpim ini diikuti 116 orang peserta berasal dari berbagai instansi baik dari pusat, daerah dan instansi vertikal dari seluruh Indonesia. Diklatpim telah dimulai pada tanggal 27 Februari 2013 hingga 8 Mei 2013 dengan mengambil tema Penguatan Sinergi Pemerintah, Masyarakat, Dunia Usaha dalam Manajemen Bencana Alam dan Konflik Sosial.

Aduuh, Gubernur Jatim Kecopetan

Wartanusa-news, Surabaya
Kabar sial menimpa Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Gubernur yang populer dengan panggilan Pakde Karwo ini kecopetan saat membuka acara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival & Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Jawa Timur di GOR Kertajaya Surabaya, Selasa (07/05/2013).
Kejadian langka yang tersebut terjadi saat Soekarwo berfoto bersama beberapa peserta di antara ribuan orang yang hadir memadati GOR Kertajaya. Diduga petugas keamanan lengah, sehingga pencopet dengan leluasa mendekat dan mengambil dompet yang ada disaku celana orang nomor satu di Jawa Timur itu.
Usai kecopetan, para petugas protokol Provinsi Jatim langsung tampak kebingungan dan panik merespon peristiwa tersebut.
Saat dikonfirmasi, salah satu petugas protokol provinsi pun membenarkan hal itu. “Ya benar bapak (Soekarwo) kecopetan,” kata pria yang tak mau disebutkan namanya tersebut.
Pasca kejadian, salah seorang pegawai dari Pemprov pun melaporkan peristiwa tersebut di Mapolsek Mulyorejo.
Dalam laporan yang disampaikan ke SPK Polsek Mulyorejo, Soekarwo kehilangan KTP, SIM, ATM Bank Mandiri, kartu kredit Bank Mandiri, serta uang tunai yang jumlahnya hanya sedikit.(

Gerakan Masyarakat Cinta Pak De Karwo & gus Ipul Segera Di Deklarasikan

Wartanusa-news, Surabaya
Gemas Citra telah mengambil keputusan menyangkut Pilgub Jatim yang akan digelar bulan Agustus 2013 nanti. melalui Rapat Pengurus Gemas Jitra Jawa Timur akhirnya diputuskan untuk mendukung pasangan Soekarwo (Pakde Karwo)-Saifullah Yusuf dengan  memberi Tema "Gerakan Masyarakat Cinta Pak De Karwo & Gus Ipul" .

"dalam rangka  menyongsong Pilkada Jatim, Gemas Citra akan mendukung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf," kata Drs. Achmad Bachtiar Balukh yang disampaikan seusai membuat rencana untuk mengumpulkan Pengurus DPC yang nantinya akan kita gelar pada bulan Juni.

Nantinya akan mengundang Semua elemen Masyarakat, Tokoh Politik dan serta pengurus yang sudah terbentuk di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur dan akan kita Deklarasikan untuk mendukung pak De Karwo & Gus Ipul.

"Dengan demikian seluruh pengurs Gemas Citra akan kita arahkan untuk mendukung dan  diharapkan mensukseskan pemilihan Gubernur Jatim, insya Allah dalam bulan Juni kami akan mengundang 38 Kabupaten Kota pengurus Gemas Citra, pesertanya sekitar dua riabuan" tambah Baluhk Ketua Umum Gemas Citra

Sesuai hasil Keputusan Rapat Pengurus Gemas Citra, maka telah diputuskan untuk  mengawal  Pakde Karwo agar kembali memimpin Jawa Timur. "Meneruskan membangun Jatim sebagai provinsi yang maju dan angka kemiskinan yang sudah turun tajam terus diturunkan," tegasnya.

Rusli Ranto, MH Balon DPR-RI Hanura Kunjungi Warkop Para Aktivis Rimbun

Wartanusa-news Nusantara,
Calon anggota DPR-RI Partai Hanura Rusli Ranto, SH MH hadir ke warung kopi Rimbun yang bertujuan silaturahmi dengan para penghuni warkop tersebut, warkop yang biasanya di singgahi oleh para Wartawan, Aktivis eksponen 98, Aktivis LSM, Aktivis hukum dan HAM, Petugas kurir koran , para aktivis, PNS dan juga berbagai macam latar belakang masyarakat di warkop Rimbun Jln. Sudirman Langsa, Minggu (05/5). 
 
M.Azhar Budiman mengatakan kehadiran Rusli Ranto, SH MH  ke Warkop Rimbun sebagai bagian dari silaturahmi dan mohon doa restu atas mencalonkan dirinya sebagai anggota DPR-RI asal warga rimbun yang sering di kunjunginya saat-saat dahulunya sebelum pencalonan diri kata M. Azhar Budiman yang disapa akrab Bang Gedam.
 
Nasruddin Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) mengatakan Rusli Ranto, SH MH telah membuktikan kerja-kerja nyatanya selama menjadi wakil Ketua DPRK Aceh Timur dan sambutan kehadirannya di warkop Rimbun ini menunjukkan bahwa dianya akan mewujudkan kerja nyatanya kembali, kata Ketua FPRM
 
Sofyan, S.Pd selaku Sekretaris  KNPI Kota Langsa mengatakan Rusli Ranto itu sudah sering duduk ngopi bareng di rimbun dan kadang banyak sharing cerita baik di media maupun sharing pembangunan di daerah, jadi kehadiran Rusli Ranto di rimbun tidak asing lagi bagi warga warkop Rimbun, kata Sofyan.
 
Munawar, ST  selaku Wartawan dan juga tokoh pemuda Kota Langsa mengatakan bahwa Rusli Ranto SH, MH lebih akrab disapa dengan Bang RR yang sosok figurnya ramah dan tingkat kepedulian sosialnya bisa dikatakan sangat baik dan mudah bergaul dengan siapa saja dan tidak pernah membedakan kultur sosial  keberadaan siapapun dia yang duduk bersama Bang RR, kata Muanawar.
 
Eddy Khalil, S.Pd M.Pd selaku Sekretaris Kobar GB dan juga Wakil Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Kota Langsa (FP2L) mengatakn Figur Rusli Ranto SH, MH memperkuat dinamika pembanguan pendidikan dan yangb bersangkutan memilki karya nyata dalam mensupporat prestasi pelajar dan mahasiswa semasa RR menjadi Wakil Ketua DPRK Aceh Timur dulunya, bahkan hingga saat ini kepeduliannya terhadap  dunia pendidikan menjadikannya semakin kuat dalam mendulang ilmu dengan guru-guru yang pernah  di dukungnya semasa Dianya menjabat Wakil Ketua DPRK Aceh Timur, ungkap Eddy.

KH Ahmad Dahlan berdakwah dengan rasionalitas

Wartanusa-news Nasional,
"Buat apa kita mengaji, banyak-banyak surah, tapi hanya untuk dihafal," ujar Ahmad Dahlan pada santrinya dalam cuplikan film Sang Pencerah.

Muhamad Darwis atau yang dikenal dengan KH Ahmad Dahlan, seorang santri yang pada usia 15 tahun sudah berangkat ke Makkah. Cara pembelajarannya bukanlah dengan khutbah massal. Dia belajar santri di langgar, metode diskusi bukan sekadar menghapal surah dengan santri yang awalnya hanya segelintir orang.

Dahlan pun dicibir karena meluruskan arah kiblat yang dianggap salah. Bahkan, untuk meluruskan arah kiblat tersebut, Dahlan memberikan argumen dengan menggunakan kompas dan peta di hadapan para kiai.

Dalam laman Muhammadiyah.or.id, disebutkan untuk membangun upaya dakwah, Dahlan gigih membina angkatan muda untuk bersama-sama melaksanakan upaya dakwah yang sistematis dan kolektif.

Strategi yang dipilihnya untuk mempercepat dan memperluas gagasannya tentang gerakan dakwah Muhammadiyah ialah dengan mendidik para calon pamongpraja (calon pejabat) yang belajar di OSVIA Magelang dan para calon guru yang belajar di Kweekschool Jetis Yogyakarta. Karena ia sendiri diizinkan oleh pemerintah kolonial untuk mengajarkan agama Islam di kedua sekolah tersebut.

Dengan mendidik para calon pamongpraja diharapkan segera memperluas gagasan pembaharuannya. Karena mereka akan menjadi orang yang mempunyai pengaruh luas di tengah masyarakat.

Dia juga mendidik para calon guru untuk mempercepat proses transformasi ide tentang gerakan dakwahnya, karena mereka mempunyai murid yang banyak. Oleh karena itu, Dahlan juga mendirikan sekolah guru yang kemudian dikenal dengan Madrasah Mu'allimin (Kweekschool Muhammadiyah) dan Madrasah Mu'allimat (Kweekschool Putri Muhammadiyah).

Gagasan pembaharuan disebarluaskan oleh Ahmad Dahlan dengan mengadakan tabligh ke berbagai kota. Di dalam kota Yogyakarta, Ahmad Dahlan menganjurkan pada jemaah dan perkumpulan untuk mengadakan pengajian dan menjalankan kepentingan Islam.

Oktober 1922, Ahmad Dahlan memimpin delegasi Muhammadiyah dalam kongres Al-Islam di Cirebon. Kongres ini diselenggarakan oleh Sarikat Islam (SI) guna mencari aksi baru untuk konsolidasi persatuan ummat Islam. Dalam kongres tersebut, Muhammadiyah dan Al-Irsyad, dikabarkan terlibat perdebatan yang tajam dengan kaum Islam ortodoks dari Surabaya dan Kudus. Muhammadiyah dipersalahkan menyerang aliran yang telah mapan dan dianggap membangun mazhab baru di luar mazhab empat yang telah ada.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Dahlan menjawabnya dengan argumentasi. "Muhammadiyah berusaha bercita-cita mengangkat agama Islam dari keadaan terbelakang. Banyak penganut Islam yang menjunjung tinggi tafsir para ulama dari pada Quran dan Hadis. Umat Islam harus kembali kepada Quran dan Hadis. Harus mempelajari langsung dari sumbernya, dan tidak hanya melalui kitab-kitab tafsir," katanya kala itu.
 
Link Banner
Link Banner
Link Banner
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Wartanusa-News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger