Link Banner
Headlines News :
Link Banner
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Shelby Super Snake 2013 Serba Serat Karbon

Wartanusa-news, Otomotif
Penggemar Shelby Super Snake, khususnya varian Cobra, penampilan mobil sport ini boleh saja dinilai sudah sangar. Namun tidak demikian bagi Ultimate Auto (UA), modifikator asal Amerika Serikat ini. Model terbaru, Super Snake 2013 dinilai masih kurang sangar. Karena itulah ia melakukan "operasi" wajah lagi.
Serat Karbon
Bagian pertama yang menjadi perhatian, kap mesin dan bagasi diganti dengan serat karbon. Pinggirnya dicat sewarna bodi dan memberi kesan garis tengahnya dibuat dari  serat karbon.

Untuk atap, prosesnya berbeda lagi, hanya ditempelkan. Begitu pula penyedot angin (air scoop) yang berada di pilar C. Serat karbon juga digunakan untuk spoiler depan, side skirt dan lis bemper belakang.
Selain itu, agar suara musik lebih mantap dan menggelegar, dipasang pula 2 unit speaker, subwoofer dan 4 penguat (amplifier) di bagas den bok juga dari serat karbon.
Belang
Ubahan tak berhenti sampai di situ. Spakbor depan-belakang dirobek, dibuat menggembung menggunakan pelat besi. Tujuannya, agar proporsional dengan ukuran pelek belang dengan ukur diamater dan lebar, 21x10 inci depan dan 22x13 inci untuk belakang.

Makin unik lagi, Vellano (produsen pelek) membuat bibir pelek dengan menggunakan serat karbon. Karena lebar pelek depan dan belakang berbeda,  area yang menggunakan serat karbon harus disesuaikan, depan 5,5 inci belakang 7 inci ke arah dalam.
Agar makin istimewa, sumber tenaga juga dimodifikasi. Mesin standar 5,4 liter yang semula menghasilkan 605 PS,"digosok' lagi! Hasilnya 850 PS!

Helm "DragBike" dari Serat Karbon

Wartanusa-news, Otomotif
PT Danapersadaraya Motor Industry (DMI) meluncurkan produk terbarunya GM "DragBike" di PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat, kemarin (6/6/2013). Helm ini ditawarkan dalam dua pilihan bahan, composit carbon kevlar (kevlar) dan full carbon (karbon).
"Selama ini pebalap DragBike di Indonesia belum punya helm yang pas untuk balapan. Sekarang dari Indonesia kami siapkan GM. Semua bahan baku kami impor karena serat karbon dan karbon kevlar belum produksi di sini," jelas Johannes Cokrodiharjo saat dijumpai di booth pamerannya, PRJ. Pelindung kepala ini ditawarkan dalam tiga motif dan warna, yaitu Monster, Raider dan Solid. Harganya, Rp 900.000 untuk kevlar dan Rp 1,5 juta karbon
Bagi pebalap yang ingin desain khusus, juga memasang langsung!

Source:
http://otomotif.kompas.com/read/2013/06/07/8488/Helm.DragBike.dari.Serat.Karbon

Inilah Penyakit yang Sering Menimpa "Power Steering"

Wartanusa-news, Otomotif
Kini, umumnya setiap mobil sudah dilengkapi dengan power steering. Untuk mobil lama, sebagian besar masih menggunakan power steering hidraulik. Untuk ini digunakan cairan yang dipompa sehingga menghasilkan tekanan pada rumah setir. Pompa bekerja karena digerakkan (diputar) oleh mesin melalu V-belt. Untuk mobil terbaru, kebanyakan power steering digerakkan oleh motor listrik sehingga disebut Electric Power Steering (EPS).
Untuk power steering hidraulik, masalah yang sering muncul adalah kebocoran karena "sil' pada rumah setir aus. Akibatnya  pemilik mobil setiap hari harus menambah cairan untuk power steering.

Menurut Julius, pengelola bengkel spesialis power steering, Botak Seng di Fatmawati, Jakarta, ada beberapa hal yang menyebabkan kelengkapan ini rusak.
1. Usia. Umur komponen di atas 5 tahun atau mobil sudah menempuh jarak 100.000 km. Masalah yang sering terjadi, kebocoran di selang atau di rack steer. Tanda-tandanya, muncul rembesan atau tetesan cairan power steering. Saat setir diputar, muncul suara mendegung. Untuk mengatasinya sementara waktu, pemilik mobil sering menambahkan cairan power steering.
Kalau itu yang terjadi,sil harus diganti. As pegas setir dibersihkan.karena di dalamnya dipastikan terdapat kotoran berupa debu atau gram (kikisan logam). Jika dibiarkan, akan merusak permukaan as.
2. Boot rack steer robek. Biasanya terjadi saat melintas jalan rusak. Di samping itu, karena dibuat dari karet, bisa rengat dan pecah. Jika dibiarkan, air, debu dan kotoran akan masuk ke as setir dan menyebabkannya berkarat. Indikasi as setir kotor dan berkarat, saat diputar berbunyi. Setir juga berat ketika diputar.
3. Salah isi cairan. Pemilik mobil malas ke bengkel memperbaiki kebocoran. Mereka mengatasinya dengan mengisi ulang cairan power steering. Ternyata banyak yang salah isi. Menurut Julius, beberapa konsumen menganggap cairan power steering sama dengan yang digunakan untuk kopling dan rem. Padahal, sifatnya berbeda.
4. Pemakaian tidak wajar. Biasanya terjadi pada mobil yang dipakai untuk balap, slalom dan drifting atau sering bermanuver secara ekstrem pada kecepatan tinggi. Akibatnya, tekanan cairan pada sirkuit power steering menjadi sangat tinggi dan panas. Semakin sering diperlakukan seperti itu, selang akan rusak dan bocor.
Untuk  servis ataupun perbaikan, ganti sil membutuhkinwaktu 3 jam dengan biaya Rp 150.000 - 450.000. Namun jika terjadi kerusakan pada mekanis, misalnya as power steering, biaya bisa mencapai Rp 2 juta.

Memilih Gaya Modifikasi Sepeda Motor Tua

Wartanusa-news, Otomotif
Bingung memodifikasi sepeda motor? Alternatif yang tak kalah menarik, merombak sepeda motor tua! Hasilnya, bisa dibanggakan dan tak kalah menyenangkan dibandingkan sepeda motor masa kini. Hal yang mesti diperhatikan, harus sabar dan jeli dalam proses penggerjaan dan jangan melakukan perubahan setengah-setengah.

Donny Ariyanto, punggawa Studio Motor yang bermarkas di Jalan Kesehatan Raya, Bintaro, Jakarta Selatan, mengatakan, untuk memodifikasi sepeda motor tua gampang-gampang susah. ”Gampangnya, model-model yang dibikin tak jauh dari aroma klasik. Susahnya, membuat aura agar sepeda motor muncul kembali seperti saat baru. Apalagi kalau mesinnya bermasalah dan suku cadangnya terbatas,” urainya kepada KompasOtomotif.

Untuk itu, Donny memberikan tips khusus cara memodifikasi sepeda motor tua. Intinya, berusahalah mengembalikan kejayaannya seperti sediakala.

1. Plihan modifikasi, restorasi((membangun ulang seperti aslinya) atau memodifikasi  total (kustom). Kalau yang dipilih restorasi, butuh kesabaran ekstra, apalagi jika ingin mengembalikan komponen-komponen orisinal yang sulit didapatkan. Otomatis, waktu pengerjaan lebih lama.
2. Jika kustom, pilih gaya vintage. Mempertahankan aura klasik sangat penting agar tidak melenceng dari kodrat sebagai sepeda motor usang. Aliran ini banyak turunanya, antara lain boober, street tracker, traditional chopper jika bermesin besar, cafe racer dan banyak lagi.
3. Jangan coba-coba mendandani ke konsep modern. Misalnya, Honda CB100 dibuat street fighter. ”Nanti malah jadi aneh. Tampang klasik bisa jadi moderen kok, tergantung konsep dan pengerjaannya. Kalau dipaksa, aura kejayaan sepeda motor memudar,” tegas Donny.
4. Sesuaikan dengan dimensi. Kebanyakan sepeda motor tua di Indonesia menggunakan mesin berkapasitas kecil. Memaksakan desain gambot atau besar, tapi mesinnya cungkring malah jadi bahan guyonan. Usahakan ketika dipandang, tampak serba ”penuh”.
5. Optimalkan dengan unsur moderen. Misalnya penggunaan cat dua warna atau setang dan model baru dan penggunaan lampu LED. Pernik detail akan membuat penampilan jadi klimis kendati beraura klasik.

Kawasaki-Bajaj Luncurkan Pulsar 200NS

Wartanusa-news, Otomotif
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) meluncurkan Kawasaki-Bajaj Pulsar 200NS dengan mengusung tema "Urban Runner" di PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat, hari ini (7/6/2013). Sepeda motor sport milik Bajaj (India) ini, kini resmi dipasarkan melalui jaringan KMI.

"Produk ini menjadi gerbang atau jembatan untuk menyaring konsumen sport entry level yang selama ini belum disentuh Kawasaki," ujar Presiden Direktur KMI, Yoshihiro Tanigawa di sela peluncuran hari ini.

Meski memasarkan produk Bajaj, KMI memastikan kualitas dan layanan purna jual akan diberikan sesuai dengan standar Kawasaki. Seluruh jaringan pemasaran dan layanan purna jual siap menyukseskan Pulsar 200NS.

Seluruh unit yang dipasarkan diimpor utuh (CBU) langsung dari India dengan pengawasan kualitas dari Kawasaki India. "Satu hal yang kami perhatikan adalah ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual untuk menjaga kepuasan konsumen," beber Mitsuhiko Okada, Direktur Pemasaran.
Pulsar 200NS yang diproduksi di Chakan, Maharashtra, India ini, diberi mesin silinder ganda, 200 cc, dengan teknologi DTS-I (tiga busi) untuk optimalkan proses pembakaran. Kendati demikian, untuk pasokan, masih mengandalkan dan diklaim sudah memenuhi standar emisi Euro2.

Source :
http://otomotif.kompas.com/read/2013/06/07/8496/Kawasaki-Bajaj.Luncurkan.Pulsar.200NS

BMW 320d Mengandalkan Torsi Berlimpah

Wartanusa-news, Otomotif
BMW Group Indonesia (BMWGI) meluncurkan varian baru Seri 3 bermesin diesel, yaitu 320d, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, siang ini (7/6). Ini merupakan model keenam BMW bermesin diesel di Indonesia setelah X1, X3, X5, Seri 5 dan Seri 7.

"Kami kembali menghadirkan inovasi mesin diesel untuk konsumen sedan premium di Indonesia lewat 320d yang merupakan bagian dari strategi BMW EfficientDynamics. Selain menawarkan kenyamanan maksimal, juga konsumsi bahan bakar efisien dan emisi yang rendah," kata Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMWGI.

Mesin diesel  BMW 4-silinder, 2,0 liter ini, ini dilengkapi dengan teknologi TwinPower Turbo dan common rail. Tenaga yang dihasilkan mesin mencapai 184 PS @4.000 rpm dan torsi berlimpah, 380 Nm @1.750 - 2.750 rpm.

Untuk memindahkan tenaga, digunakan transmisi otomatis 8 percepatan plus teknologi Auto Start/Stop. Dengan kombinasi teknologi, BMW mengklaim,konsumsi bahan bakar sedan ini mencapai 22,7 kpl dan emisi CO2 117 g/km. Sedangkan akselerasi 0-100 kpj hanya 7,4 detik.


Untuk tampilan, 320dModern ini sama dengan 320i Luxury, menggunakan pelek 17 inci. Interior dipasang head unit untuk navigasi,koneksi USB dan Bluetooth serta iDrive yang ditayangkan melalui monitor berwarna 8,8 inci.

Sedan diesel premium dijual BMW dengan harga 320d Modern line dihargai Rp 659 juta (off-the road) dengan 6 pilihan warna, Havanna, Mineral Grey, Alpine White, Glacier Silver, Black Sapphire, dan Melbourne Red.

Merasakan Kenyamanan CVT Grand Livina di Nusa Dua

Nissan Grand Livina
Wartanusa-news, Otomotif
Awal minggu ini (3-5/06-2013), PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengajak sejumlah wartawan mencoba lagi All-New Grand Livina di Nusa Dua, Bali. MPV 7-pneumpang ini mengalami perubahan teknis, yaitu mesin dengan injektor ganda dan transmisi CVT (otomatis). Penyegaran juga dilakukan pada eksterior dan interior. 
Disediakan 12 unit Grand Livina! Setiap unit berisi 4 orang. KompasOtomotif langsung mencoba tipe SV di hari pertama, dari Thai Resto De Opera menuju Hotel Mulia di Nusa Dua. Terasa nyaman dengan pandangan ke depan dan samping  yang terasa luas. Setir yang bisa dinaik-turunkan, jugan membantu kenyamanan pengemudi saat bekerja..
Lembut
Dengan gerak roda depan, Grand Livina memberi kenyamanan seperti sedan. CVT membuat perpindahan gigi  berlangsung mulus. Suguhan rute kali ini, lengkap dengan kemacetan khas pulau Dewata menjelang musim liburan
Ketika pedal gas diinjak lebih dalam, mobil 7-penumpang ini langsung melesat lembut. Tenaga sangat terasa ketika mesin bekerja pada 3.800 rpm. Untuk mendapatkan tarikan yang lebih responsif, bisa dengan menekan tombol sport di sisi kanan tuas transmisi (dilengkapi dengan indikator di panel instrumen). Pada kondisi, gigi turun satu tingkat,namun  putaran mesin naik.

Interior
Hari kedua,, KompasOtomotif memilih menjadi penumpang depan. Rute yang ditempuh, Hotel Mulia menunju Desa Budaya Kertalangu, Denpasar Timur. Kondisi jalan, jalur lurus dan persimpangan lampu merah plus kemacetan.
Duduk di depan, bisa merasakan kenyamanan dengan baik. Sistem audio 1-DIN yang bisa memutar CD dan radio, lumayan untuk memberi hiburan selama perjalanan. Juga tersedia konektor USB, "Aux In" untuk  MP3 Player dan DVD. Tayangan film ditampilkan melalui layar 10 inci di tengah dasbor.
Dari Kertalangu, rombongan kembali ke Nusa Dua, kali ini ke Pantai Pandawa. KompasOtomotif pindah ke bangku baris ketiga. Untuk akses masuk cukup praktis, hanya dengan menarik tuas di atas jok tengah yang berfungsi untuk melipat sembari menggeser ke depan.
Duduk di bangku baris ketiga, lutut wajib ditekuk 90 derajat kendati bisa digerakkan ke kanan dankiri. Supaya lebih nyaman, jok baris kedua perlu digeser maju sedikit. Jok baris ketiga ini, lebih cocok untuk anak-anak ketimbang orang dewasa!
Dari Pantai Pandawa, rombongan kembali ke Hotel Mulia dan bersiap makan malam di Seminyak, KompasOtomotif menemukan satu kekurangan lagi - perlu dipikirkan Nissan Indonesia - khususnya untuk penumpang depan, tidak ada lampu baca.
Konsumsi BBM
Selama dua hari, tripmeter diset dari nol  Ternyata test drive ini jarak tempuhnya 79,8 km. Dengan empat pengemudi yang berbeda, kondisi jalan yang mirip dengan perkotaan, indikator konsumsi bahan bakar  Grand Livina mencatat  6,6 kpl. Pada kondisi tersebut, semua pengemudi  tidak mengaktifkan "Eco Driving".

Honda Odyssey Ikut Pikes Peak!

Wartanusa-news, Otomotif
Pada April lalu Honda mengumumkan akan menurunkan 10 model (mobil dan sepeda motor) untuk beraksi di balap bergengsi (menuju puncak), Pikes Peak  di Colorado Springs, Colorado, Amerika Serikat pada  30 Juni mendatang. Pada pengumuman pertama, Mike Accavitti, Senior VP of Automotive Operations Honda Amerika, baru menyebutkan 9 model, sisanya jelang balap pada bulan ini.
Ternyata model  terakhir adalah Odyssey  garapan tim Honda Indy Car, Schmidt Hamilton Motorsport (SHM), bersama Honda Manufacturing of Alabama. MPV ini akan berkompetisi di exhibition class, dikemudikan oleh pebalap IndyCar SHM, Simon Pagenaud. Cukup menarik perhatian, inilah satu-satu MPV ambil bagian di event tersebut.
Agar bisa ngacir, dipasang mesin V6, 3,5 liter yang dilengkapi turbo dan menghasilkan tenaga 532 PS dan 623 Nm serta  transmisi manual 6-percepatan dengan  limited-slip differential (LSD) yang diadopsi dari Acura TL.
Modiifkasi lain, komponen suspensi pakai versi kompoetisi, yaitu rem performa tinggi dan BBS diameter 19 inci dengan bann Michelin Pilot Sport PS2. Sementara kokpit, sudah dilengkapi dengan  roll cage, jok dan setir balap.
"Pengalaman menarik bisa mengemudikan MPV bertenaga sama dengan IndyCar. Rasanya, semua mata akan tertuju pada mobil ini saat event berlangsung. Dengan persiapan dari tim Honda Research, saya makin yakin dan tak sabar ingin menggeber MPV tersebut," ungkap Pagenaud.

Menjaga "Electric Power Steering" Awet!

Electric Power Steering
Wartanusa-news, Otomotif
Umumnya, mobil-mobil keluaran terbaru, menggunakan power steering yang digerakkan oleh motor listrik (EPS: Electric Power Steering). Untuk mengetahui mobil yang menggunakan EPS sangat mudah. Buka kap mesin, lihat apakah ada pompa dan selang power steering di dekat dinding antara kabin dan ruang mesin (firewall) atau tidak? Jika tidak ada, dipastikan mobil tersebut sudah menggunakan EPS.
Teknologi tersebut bisa dikatakan minim perawatan karena semua sudah diatur oleh modul. "Power steering listrik umumnya rusak karena penggunanyakurang apik dan cenderung sembrono," jelas Julius, pengelola bengkel spesialis power steering, Botak Seng di kawasan Fatmawati, Jakarta.
Dibeberkan, masalah yang biasa terjadi, muncul suara "tek-tek" saat melewati jalan rusak atau berlubang. Selain itu,getaran setir sangat lebih keras. Berikut faktor yang menyebabkan EPS rusak.
1. Menerjang jalan rusak. EPS akan mudah mengalami kerusakan jika kerap melewati jalan rusak atau berlubang. Makin parah lagi jika pengemudi melintas pada kecepatan tinggi. Getaran dan hentakan keras yang diterima rack steer  bisa merusak poros rack steer (as).
Selain itu, kemungkinan karet pelindung jakan robek, apalagi jika kondisinya sudah rengat. Jika hal tersebut terjadi, air, debu dan kotoran akan masuk ke as setir dan menyebabkannya berkarat. Indikasi as setir kotor dan berkarat, saat diputar berbunyi. Setir juga berat ketika diputar.
2. Hindari banjir. Khususnya, bagi pemilik Honda. Pasalnya, motor listrik dipasang langsung pada as setir, sejajar dengan as roda. Jika air sampai merendam, motor listrik bisa rusak. Bila sudah rusak, motor listrik tersebut harus diganti karena tidak bisa diperbaiki.
Beberapa merek lain meletakkan motor listrik  di dalam kabin di atas pedal gas. Untuk memastikan letak motor listrik,  Anda bisa menanyakan ke mekanik bengkel kepercayaan Anda untuk langkah preventif.
3. Usia. Biasanya EPS sudah mulai bermasalah (timbul bunyi-bunyi) ketika umur mencapai 5 tahun lebih atau telah menempuh jarak 100.000 km. Menjadi lebih pendek ketika kerap digunakan secara tidak wajar. "Kalau pemiliknya telaten dan tidak pernah terendam air, pemakaian bisa lebih dari 5 tahun. Pemeliharaan, cukup ganti karet pelindung as setir," terang Julius.
Perbaikan EPS membutuhkan biaya lebih besar, paling murah Rp 1,5 juta. Untuk penggantian komponen harganya bervariasi tergantung merek.
 
Link Banner
Link Banner
Link Banner
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Wartanusa-News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger