 |
| Ilustrasi beras istimewa |
Wartanusa-News, Jakarta
Beras putih merupakan jenis beras yang paling populer, terutama di
Indonesia. Rasanya perut tak kenyang jika tak diisi beras putih yang
telah ditanak alias nasi. Meski demikian, beras jenis ini dikenal minim
nutrisi, berbeda dengan keempat jenis beras berikut.
Orang-orang
yang sedang berdiet atau menjaga kesehatan biasanya mencari alternatif
beras lain yang lebih menyehatkan namun tetap mengenyangkan. Beras
merah, beras cokelat, germinated brown rice (GBR), dan beras hitam
adalah contohnya. Apa saja kandungan nutrisi beras istimewa ini?
1. Beras merahBeras
merah adalah beras yang belum mengalami proses pengelupasan kulit
sepenuhnya, sehingga menyisakan bekatul (bran), endosperma, dan embrio
(germ). Aleuron (lapisan terluar endosperma yang termasuk bagian
bekatul) beras merah mengandung gen yang memproduksi antosianin,
sehingga warnanya menjadi cokelat kemerahan atau ungu. Beras merah
mengandung thiamin (vitamin B), niasin, vitamin B6 dan K, kalsium, zat
besi, fosfor, kalium, karbohidrat, serta protein yang membantu
mengendalikan gula darah dan kolesterol.
2. Beras cokelatSeperti
beras merah, beras cokelat (brown rice) juga tak digiling sampai putih
bersih. Tersisa bekatulnya yang berwarna kuning kecokelatan sampai
cokelat pucat. Rasanya agak mirip kacang dan lebih kenyal daripada beras
putih. Ada yang mengatakan bahwa aroma dan rasanya mirip ketan.
Dibanding beras putih, beras cokelat lebih cepat basi karena embrionya
mengandung lemak. Meski demikian, beras cokelat lebih kaya serat karena
masih memiliki bekatul. Makanya, beras cokelat baik untuk mencegah
sembelit, memperlancar pencernaan, serta membuat kenyang lebih lama.
3. Germinated brown rice (GBR)Meski
bernutrisi, tak banyak orang yang suka dengan rasa dan tekstur pera
beras cokelat. Makanya, orang Jepang merendam beras cokelat dalam air
hangat selama 20 jam sampai berkecambah dan menjadi GBR. Bentuknya jadi
lebih gemuk dengan kecambah putih di ujungnya. Rasanya jadi lebih manis
dan teksturnya lebih pulen. Kandungan nutrisinyapun jadi berlipat-lipat,
sehingga dipercaya dapat mengurangi rasa cemas sampai memperbaiki
fungsi otak dan ginjal.
4. Beras hitamDi
antara jenis-jenis beras yang telah disebutkan sebelumnya, beras hitam
merupakan yang paling istimewa. Beras ini dikenal dengan banyak nama,
seperti beras wulung, cempo ireng, jlitheng, melik, sampai gadog.
Aleuron dan endospermanya memproduksi antosianin dengan intensitas
tinggi, sehingga warnanya ungu pekat mendekati hitam. Rasa, aroma, dan
tampilannya unik dan enak. Tak hanya itu, beras ini juga kaya manfaat,
mulai dari meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit sampai
mencegah kanker. Karena sangat langka, tak heran harganya lebih mahal
daripada beras merah dan disukai kalangan bangsawan.