Link Banner
Headlines News :
Link Banner
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Tumis Tempe Goreng Kemarin

Tumis Tempe Goreng
Bikin menu tumisan memang paling gampang dan anti gagal, seperti misalnya jika kamu ingin mengolah kembali tempe goreng kemarin yang sisa dan tidak habis dimakan.
Daripada membuang makanan, kamu bisa merombaknya jadi menu tumisan. Yang kamu butuhkan hanya bumbu dasar dan rasanya tak akan mengecewakan. Ini resepnya.
Bahan-bahan:
  • 200 gr tempe, potong dadu
  • kacang panjang secukupnya, potong-potong
  • 2 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 sdm saus cabai
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • garam dan gula secukupnya
Bumbu:
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 2 siung bawang merah, cincang
  • 5 buah cabai rawit, potong-potong
  • 2 buah cabai merah, potong-potong
  • 2 buah cabai hijau, potong-potong
  • 1 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 1 batang serai, memarkan
Cara membuat:
  1. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, masukkan cabai, dan salam, lengkuas, dan serai. Tumis sebentar hingga harum.
  2. Masukkan kacang panjang dan tumis hingga agak layu. Tuang saus tiram, kecap manis, saus cabai dan merica bubuk dan tumis hingga bumbu sedap.
  3. Masukkan tempe. Tuang sedikit air, dan tumis hingga semua bumbu meresap dan mengental.

Olahan Cilok Sendiri

Cilok Kreasi Sendiri

Bicara mengenai cilok, kita bisa lho membuat cilok enak di rumah. Dengan bahan-bahan sederhana tanpa daging dan udang, sebenarnya kita bisa membuat cilok yang rasanya gurih, enak dan menggugah selera. 
Seperti apa resepnya dan bagaimana cara membuatnya? Simak yang berikut ini. 



Bahan

  • 50 gram tepung kanji
  • 3 sdm tepung terigu
  • 3 sdm tepung tapioka
  • 2 batang daun bawang (cincang halus)
  • Daun seledri (secukupnya, cincang halus)
  • Air Kaldu ayam (secukupnya)
Bumbu Halus
  • 2 siung bawang putih
  • Garam (secukupnya)
  • Merica bubuk (secukupnya)
  • Kaldu ayam bubuk (secukupnya)
Cara Membuat
  1. Campur tepung kanji, tepung terigu dan tepung tapioka ke dalam wadah. Aduk rata.
  2. Tambahkan bumbu halus, daun bawang dan daun seledri. 
  3. Tambahkan air kaldu ayam sedikit demi sedikit sambil mengaduk adonan. 
  4. Jika adonan sudah kalis dan cukup lengket, bentuk bulat-buat adonan. 
  5. Siapkan panci berisi air yang diberi sedikit garam, rebus hingga mendidih. 
  6. Masukkan adonan cilok yang sudah dibentuk bulat ke dalam panci, masak sampai cilok mengapung dan matang. 
  7. Agar cilok tak lengket saat diangkat dari panci, tambahkan sedikit minyak goreng ke dalam air untuk merebus cilok. 
  8. Cilok yang telah matang siap disajikan bersama saus tomat, saus sambal atau saus kacang, dan kecap.

Mie Ayam Sedap

Pangsit mie ayam toping kreasi sendiri
Jika beli mie ayam di pinggir jalan, kamu mungkin penasaran bagaimana caranya membuat toping ayamnya jadi enak banget dan nagih. Kalau bisa, daripada beli, buat sendiri di rumah sepertinya lebih menyenangkan. 
Nah, jika kamu ingin buat sendiri toping mie ayam yang mirip dengan abang jualan, ini dia rahasia dapurnya.
Bahan-bahan:
  • 300 gr daging dada ayam
  • 100 gr kulit ayam
Bumbu halus:
  • 3 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe
  • 1/2 sdt merica
  • 1/2 sdt ketumbar
  • 1 sdm gula merah, sisir
  • gula pasir dan garam secukupnya
  • penyedap rasa secukupnya
Bumbu kasar:
  • 1 batang serai, memarkan
  • 1 ruas lengkuas, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap manis
Cara membuat:
  1. Potong dadu dada ayam. Rebus hingga matang dan airnya dijadikan kaldu. Tiriskan daging ayam.
  2. Di penggorengan, beri sedikit minyak, masukkan kulit ayam dan panaskan api dan tumis kulit hingga keluar minyaknya. Masukkan 3 siung bawang putih yang sudah dimemarkan. Sisihkan.
  3. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan serai, daun jeruk dan lengkuas dan tumis lagi hingga harum. Masukkan daging dan kulit ayam dan sedikit air kaldu. Tambahkan garam, gula merah, kecap dan saus tiram. Masak toping ayam hingga sedap.

Olahan Cumi Yang Berbeda Dari Biasanya

Olahan cumi masak berbeda dari biasanya
Coba bikin cumi goreng telur asin ini. Menu yang satu ini dijamin bakal jadi favorit semua anggota keluarga, lho.

Bahan-Bahan
500 gram cumi putih
6 butir telur asin, ambil kuningnya saja dan haluskan
65 gram tepung terigu
2 sdm tepung maizena
1/2 sdt baking soda
1/4 sdt garam
2,5 sdm mentega
gula dan bubuk penyedap rasa, secukupnya
1 tangkai daun kari

Bahan untuk Merendam Cumi
1 buah jeruk nipis
1 sdt merica
1 sdt garam

Cara Membuat
1. Cuci bersih cumi-cumi, buang kulit hitamnya, dan gunakan bagian badannya saja lalu potong bentuk cincin.
2. Rendam cumi dengan air perasan jeruk nipis, garam, dan merica. Simpan di kulkas selama 10 menit.
3. Racik bahan kulit cumi dengan mencampurkan tepung terigu, tepung maizena, garam, dan bumbu penyedap. 
4. Masukkan cumi-cumi ke dalam racikan bahan kulit cumi.
5. Panaskan minyak, goreng cumi hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan. 
6. Cairkan mentega, masukkan kuning telur yang sudah dihaluskan, aduk sampai berbusa.
7. Masukkan daun kari dalam tumisan kuning telur.
8. Masukkan cumi goreng, tambahkan garam dan penyedap rasa bila perlu.
9. Masak hingga bumbu meresap.

7 Makanan yang harus dihindari ketika hamil

Wartanusanews, Kuliner
Ibu hamil bukan cuma harus menjaga kesehatannya, tetapi juga bayi yang ada di dalam kandungan. Oleh sebab itu pola makan pun sebaiknya dijaga. Simak makanan yang harus dihindari ketika hamil seperti yang dilansir dari All Women Stalk berikut ini.
Daging mentah atau setengah matangBakteri yang ada pada daging mentah atau setengah matang sangat berbahaya bagi perkembangan otak janin. Bukan cuma itu, telur dan makanan laut juga sebaiknya tidak dikonsumsi mentah atau setengah matang.
AlkoholMeskipun red wine dilaporkan mampu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh, namun jangan diminum saat hamil. Segala jenis alkohol bisa bersifat beracun bagi bayi. Jadi hindari minuman ini ketika hamil.
Makanan lautSebenarnya beberapa makanan laut tertentu cukup aman dikonsumsi ibu hamil. Namun waspadalah terhadap makanan laut yang kadar merkurinya tinggi. Selain itu, pastikan makanan laut sudah dimasak dengan baik dan benar agar tak ada lagi bakteri yang bisa mengganggu kesehatan janin.
KafeinSudah banyak penelitian yang menyebutkan kalau kafein yang dikonsumsi ibu hamil bisa membuat bayi lahir dengan berat badan kecil. Meskipun kopi ada yang tidak berkafein, konsumsinya secara berlebihan tetap kurang baik bagi kesehatan.
Daging olahanSebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi daging olahan berhubungan dengan risiko mati muda. Jika orang biasa saja tidak dianjurkan untuk makan daging olahan, ibu hamil jelas harus menghindari makanan yang satu ini.
Teh herbalMinuman yang satu ini sebenarnya menyehatkan. Namun sifatnya bisa berubah menjadi berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Ibu hamil juga dilarang minum teh bunga chamomile. Untuk lebih jelasnya, hubungi dokter karena kondisi dan kebutuhan setiap ibu hamil pasti berbeda-beda.
Susu dan keju tanpa pasteurisasiSusu dan keju yang belum diproses atau tidak dipasteurisasi tidak sebaiknya diminum oleh ibu hamil. Sebab kemungkinan besar ada banyak bakteri yang bersarang di dalamnya. Lebih baik minum susu jenis lain yang lebih menyehatkan.
Itulah berbagai makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Ingat, ibu bukan cuma menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga bayi yang ada di dalam kandungannya.

Sarapan Kacang Merah Dapat Kendalikan Gula Darah

Ilustrasi kacang merah
Wartanusa-News, Jakarta
Bubur ayam dan bubur kacang hijau sering jadi plihan sarapan. Namun, sekali-sekali cobalah sajikan bubur kacang merah. Selain mengenyangkan, kacang bertekstur kenyal lembut ini juga baik untuk kesehatan.

Kacang merah atau kacang jogo ini berasal dari wilayah Selatan Meksiko, Amerika dan China. Kemudian menyebar ke wilayah Indonesia, Malaysia, Karibia, Afrika Timur dan Barat. Budidaya tanaman kacang merahpun semakin tersebar di berbagai negara.

Sebutir kacang merah berisi karbohidrat dan protein yang tinggi. Dalam 100 gram kacang merah mengandung sekitar 22,3 kalori. Selain itu juga sarat akan mineral, vitamin A, B1, B2 juga niasin.

Kacang yang berkulit berwarna merah dan berbentuk seperti ginjal ini, umumnya digunakan sebagai bahan campuran masakan seperti sup, gulai dan salad. Kacang merah juga bisa dimasak menjadi bubur manis yang pas disajikan sebagai menu sarapan.

Jika mengkonsumsi kacang merah di pagi hari, asam amino esensialnya dipercaya dapat memberikan energi lebih untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan anthocyanin di dalamnya juga berperan dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

Kacang merah juga mengandung serat larut yang dapat memperlambat penyerapan karbohidrat yang akan berubah menjadi glukosa. Karena itulah kacang merah bisa mengendalikan glukosa darah. Seratnya yang tinggi dapat mengikat asam dalam usus, untuk menghambat pembentukan kolesterol jahat.

Jika ingin dijadikan sebagai menu sarapan, sebaiknya olah kacang merah menjadi bubur. Namun jangan ditambahkan dengan banyak gula ataupun santan, agar nutrisi kacang tetap terjaga dan dapat terserap dengan baik.

Demi Tubuh Sehat dan Ramping, Konsumsilah Beras Istimewa Ini!

Ilustrasi beras istimewa
Wartanusa-News, Jakarta
Beras putih merupakan jenis beras yang paling populer, terutama di Indonesia. Rasanya perut tak kenyang jika tak diisi beras putih yang telah ditanak alias nasi. Meski demikian, beras jenis ini dikenal minim nutrisi, berbeda dengan keempat jenis beras berikut.

Orang-orang yang sedang berdiet atau menjaga kesehatan biasanya mencari alternatif beras lain yang lebih menyehatkan namun tetap mengenyangkan. Beras merah, beras cokelat, germinated brown rice (GBR), dan beras hitam adalah contohnya. Apa saja kandungan nutrisi beras istimewa ini?

1. Beras merah
Beras merah adalah beras yang belum mengalami proses pengelupasan kulit sepenuhnya, sehingga menyisakan bekatul (bran), endosperma, dan embrio (germ). Aleuron (lapisan terluar endosperma yang termasuk bagian bekatul) beras merah mengandung gen yang memproduksi antosianin, sehingga warnanya menjadi cokelat kemerahan atau ungu. Beras merah mengandung thiamin (vitamin B), niasin, vitamin B6 dan K, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, karbohidrat, serta protein yang membantu mengendalikan gula darah dan kolesterol.

2. Beras cokelat
Seperti beras merah, beras cokelat (brown rice) juga tak digiling sampai putih bersih. Tersisa bekatulnya yang berwarna kuning kecokelatan sampai cokelat pucat. Rasanya agak mirip kacang dan lebih kenyal daripada beras putih. Ada yang mengatakan bahwa aroma dan rasanya mirip ketan. Dibanding beras putih, beras cokelat lebih cepat basi karena embrionya mengandung lemak. Meski demikian, beras cokelat lebih kaya serat karena masih memiliki bekatul. Makanya, beras cokelat baik untuk mencegah sembelit, memperlancar pencernaan, serta membuat kenyang lebih lama.

3. Germinated brown rice (GBR)
Meski bernutrisi, tak banyak orang yang suka dengan rasa dan tekstur pera beras cokelat. Makanya, orang Jepang merendam beras cokelat dalam air hangat selama 20 jam sampai berkecambah dan menjadi GBR. Bentuknya jadi lebih gemuk dengan kecambah putih di ujungnya. Rasanya jadi lebih manis dan teksturnya lebih pulen. Kandungan nutrisinyapun jadi berlipat-lipat, sehingga dipercaya dapat mengurangi rasa cemas sampai memperbaiki fungsi otak dan ginjal.

4. Beras hitam
Di antara jenis-jenis beras yang telah disebutkan sebelumnya, beras hitam merupakan yang paling istimewa. Beras ini dikenal dengan banyak nama, seperti beras wulung, cempo ireng, jlitheng, melik, sampai gadog. Aleuron dan endospermanya memproduksi antosianin dengan intensitas tinggi, sehingga warnanya ungu pekat mendekati hitam. Rasa, aroma, dan tampilannya unik dan enak. Tak hanya itu, beras ini juga kaya manfaat, mulai dari meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit sampai mencegah kanker. Karena sangat langka, tak heran harganya lebih mahal daripada beras merah dan disukai kalangan bangsawan.
 
Link Banner
Link Banner
Link Banner
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Wartanusa-News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger