Dalam perkembangannya coklat tidak hanya menjadi minuman, tetapi juga menjadi snack yang disukai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.
Selain rasanya enak, coklat ternyata berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang dan bermanfaat bagi kesehatan.
Suatu studi epidemiologis telah dilakukan pada mahasiswa Universitas Harvard yang terdaftar antara tahun 1916-1950. Dengan menggunakan food frequency questionnaire berhasil dikumpulkan informasi tentang kebiasaan makan permen atau coklat pada mahasiswa Universitas Harvard.
Menurut penelitian yang pernah dilakukan di Sandiego School of Medicine, California University, tingkat stres bisa diminimalisir, bahkan dihilangkan dengan cokelat.
Hal tersebut disebabkan karena cokelat mengandung molekul psikoaktif yang dapat membuat pemakan cokelat merasa nyaman.
Beberapa kandungan cokelat seperti kafein, theobromine, methyl-xanthine, dan phenylethylalanine dipercaya dapat memperbaiki mood dan mengurangi kelelahan sehingga bisa digunakan sebagai obat antidepresi.
Dan berikut merupakan beberapa manfaat lain dari buah cokelat apabila Anda konsumsi secara rutin
Kolesterol tinggi
Ketika mengonsumsi cokelat, Anda juga mengonsumsi flavonoid
yang memiliki kemampuan antioksidan yang dikenal bermanfaat menurunkan
jenis kolesterol buruk, LDL, yang diketahui dapat merusak arteri dan
dapat meningkatkan peluang kita terkena penyakit jantung atau serangan
jantung.
Tekanan darah tinggi
Cokelat dan kakao mengandung flavanols, yang memiliki kualitas
baik. Salah satu manfaat vaskular dari flavanols adalah menurunkan
tekanan darah.
Diabetes
Makan coklat hitam dalam jumlah sedang diketahui dapat
meningkatkan pengolahan gula darah, yang dapat mengurangi risiko
diabetes.
Batuk
Para ahli menemukan bahwa theobromine, senyawa yang
ditemukan pada kakao, dapat mengurangi batuk dengan memengaruhi ujung
saraf sensorik dari saraf vagus yang berjalan melalui saluran udara di
paru-paru.
Penyakit hati
Penderita penyakit hati mendapat keuntungan dari cokelat karena
senyawanya yang kaya antioksidan telah diketahui dapat mengurangi
tekanan darah tinggi dalam hati dan mengurangi kerusakan pada pembuluh
darah hati.
Penggumpalan darah
Mereka yang makan cokelat diketahui lebih lambat dalam
penggumpalan darah ketika dilakukan transfusi. Hal ini membantu
mencegah penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung.
Kanker
Meskipun cokelat tidak dapat menyembuhkan kanker, tetapi memiliki
manfaat pencegahan seperti mengurangi kerusakan sel yang dapat
menyebabkan pertumbuhan tumor.
Stroke
Senyawa yang mengandung flavanol yang ditemukan dalam cokelat, yang disebut epicatechintelah ditemukan untuk menjaga terhadap kerusakan stroke.

