![]() |
| Anas Urbaningrum (Dok.Okezone) |
Seusai memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memberikan sedikit bocoran tentang pertanyaan-pertanyaan diajukan penyidik terkait kasus simulator SIM.
"Banyak sekali saudara-saudara pertanyaannya. Ya salah satunya tadi saya ditanyai apakah kenal kenal DS? Saya jawab tidak kenal, kalau Joko Suyanto, Joko Widodo saya kenal," ungkap Anas di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2013).
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar HMI itu kembali menegaskan bahwa dirinya samap sekali tidak mengetahui kasus simulator SIM. Sebab, kata Anas, dirinya tidak mengetahui urgensi dari pengadaan alat tersebut.
"Tentu banyak pertanyaan teksnis yang tidak bisa saya jawab, karena saya benar-benar tidak tahu," terang dia.
Untuk diketahui, pemanggilan Anas hari ini, antara lain untuk mengonfirmasi tudingan Muhammad Nazaruddin bahwa Anas mengetahui, bahkan melakukan pertemuan membahas proyek senilai Rp196 miliar itu.
Anas juga disebut Nazaruddin menerima uang Rp8 miliar. Selain Anas, Saan Mustopa juga disebut ikut menerima Rp4 miliar. Beberapa nama politikus di DPR juga disebut-sebut ikut menerima aliran dana seperti Bambang Soesatyo (Golkar), Aziz Syamsudin, Herman Hery (PDIP), Benny K Harman dan Dasrul Djabbar (Demokrat).

