![]() |
| Ilustrasi kejuaraan piala AAI |
Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) menggelar turnamen Futsal yang melibatkan advokat, polisi, jaksa dan wartawan. Ajang ini untuk menjalin sinergisitas di Surabaya.
Menurut Ketua AAI Surabaya Syaiful M'arif, meski telah menjalin sinergisitas namun independensi para penegak hukum harus terus terjaga. "Kita tetap saling independen dan kritis dalam menyikapi permasalahan hukum. Bahkan pertandingan ini tetap menunjukkan sportivitas sesama pemain," ujar Syaiful di Surabaya, Selasa (12/3/2013).
Ia menjelaskan, turnamen futsal ini bakal diikuti 16 tim. Mereka terdiri dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Polda Jatim, Tim Pengadilan Negeri serta tim dari Jurnalis yang liputan di pos hukum dan kriminal. Bahkan kata Syaiful, sejumlah tim dari wartawan ini memang sengaja diundang. Pasalnya, awak media ini menjadi media pemersatu kejaksaan, kepolisan dan pengacara.
"Tim dari wartawan ini memang kami undang. Biar ada sinergi. Dalam dunia hukum media memang menjadi pemersatu antara instansi penegak hukum," tandasnya.
Turnamen Piala AAI diselenggarakan selama tiga hari pada16 Maret, 22 Maret dan 23 Maret sebagai partai puncak alias final yang semua pertandingan akan dipusatkan di Lapangan Futsal Gool, Mangga Dua Surabaya, Jalan Jagir Wonokromo.
Sementara itu, Koordinator Wartawan Pokja Polda Jatim Wisnu Wardhana mengaku, meski sebagai undangan namun beberapa awak media yang ngepos di Mapolda Jatim juga dipersiapkan. Artinya, tampil di Piala AAI bukan hanya sebagai pelengkap saja.
"Materi pemain memang kami persiapkan agar tidak menjadi pupuk bawang saja," tandas Wartawan berambut Gondrong ini. Bahkan, Wishnu menyebut, sejumlah materi pemain yang akan tampil diajang tersebut adalah beberapa wartawan yang turut dalam seleksi Pekan Olahraga Wartawan Nasional. "Target kami adalah juara," ucapnya.

