Link Banner
Headlines News :
Home » » PD Surabaya Bantah Ada Faksi Dukung Wishnu

PD Surabaya Bantah Ada Faksi Dukung Wishnu

PD Surabaya Bantah Ada Fraksi Dukung Wisnhu
Logo PD Surya Surabaya
Wartanusa-News, Surabaya
DPC Partai Demokrat Kota Surabaya membantah ada faksi di DPP PD yang mendukung Wishnu Wardhana agar tidak dilengserkan dari jabatanya sebagai Ketua DPRD Surabaya.

"Tidak benar ada faksi, kita satu garis," kata Ketua DPC PD Surabaya Dadik Risdaryanto saat dihubungi Antara melalui ponselnya, Selasa.

Menurut dia, adanya pernyataan Wishnu yang mengaku ada faksi di DPP PD hanya alasan agar dia tetap menjadi Ketua DPRD Surabaya sampai akhir jabatan.

"Itu tandanya pak Wishnu masih ingin jabatan itu," katanya.

Dadik menjelaskan bahwa surat pemecatan Wishnu Wardhana dari keanggotaan Partai Demokrat yang langsung ditandatangai Ketua DPD PD Jatim Soekarwo merupakan bukti bahwa DPP sudah memberikan dukungan penuh atas pencopotan Wishnu.

Apalagi, lanjut dia, posisi Soekarwo merupakan anggota Dewan Pembina DPP PD yang tentunya sudah merepresentasikan bahwa DPP PD mendukung pencopotan maupun pergantian antarwaktu (PAW) Wishnu.

Ia menilai bahwa Wishnu selama ini tidak punya kontribusi terhadap partai, apalagi memberikan manfaat buat partai, sehingga keputusan memecatnya sudah tepat.

Selain itu, Dadik mengatakan bahwa surat pengusulan calon pengganti Wishnu sebagai Ketua DPRD Surabaya sudah dilayangkan ke DPP PD. "Kita masih menunggu jawabannya, kalau sudah ada langsung diberikan ke DPRD Surabaya," ujarnya.

Wishnu Wardhana menilai surat pemberhentian dirinya sementara waktu dari kader Partai Demokrat (PD) yang dikeluarkan DPD PD Jatim, tidak akan mendapat respons dari DPP PD. Hal itu setelah dirinya melakukan komunikasi dengan beberapa pengusur DPP.

"Pengurus DPP secara tegas menyatakan surat pemberhentian saya dari kader partai cacat dan tidak bisa diproses," ujarnya.

Wishnu Wardhana menerangkan, dalam surat yang dibuat oleh DPC PD memang ada banyak kesalahan. Salah satunya, dalam surat tersebut alasan pemberhentian dirinya tidak disebutkan.

Padahal, sesuai dengan mekanisme yang berlaku, pemberhentian atau pemecatan harus disebutkan alasanya secara jelas. "Itu kesalahan yang cukup mendasar. Memang saya tidak salah, makanya DPC PD kesulitan menyebutkan pelanggaran yang telah saya perbuat," ujarnya.
Ia meyakini DPP tidak serta merta langsung percaya dengan adanya surat terseput.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Wartanusa-News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger