Link Banner
Headlines News :
Home » , » Maling Kuras Elektronik di SDN Manding Timur II

Maling Kuras Elektronik di SDN Manding Timur II

Ilustrasi
Wartanusa-news, Madura
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Manding Timur II, Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, dibobol maling. Barang-barang yang digondol maling berupa komputer, Televisi, VCD, dan alat music berupa keyboard, active speaker, dan mic. Bahkan gitar dan mini compo juga sempat dibawa kabur pencuri, namun entah mengapa urung dibawa dan ditinggal di warung nasi di belakang sekolah.

Penjaga sekolah di SDN Manding Timur II, Sulaiman (40), Rabu (05/06/13) menuturkan, Selasa malam sekitar jam 19.30, dirinya sempat mengganti bola lampu di belakang sekolah yang padam. Namun saat itu tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. "Ternyata Rabu pagi baru ketahuan kalau sekolah kebobolan. Bahkan lampu yang baru saya ganti itu ikut digondol pencuri," katanya.

Aksi pembobolan kantor SDN Manding Timur II pertama kali di ketahui oleh Endang (30) istri Sulaiman, saat akan membuka seluruh pintu di sekolah tersebut sekitar pukul 06.00. Endang sangat terkejut ketika membuka kantor dan melihat barang barang yang ada di kantor berantakan. Ia makin kaget melihat pintu lemari kantor terbuka dan isi lemari acak-acakan.

Kepala SDN Manding Timur II, Ahmad Rahwiyono, mengaku sangat kaget dengan kejadian pencurian tersebut. Selama dirinya menjabat sebagai Kepala SDN tersebut, sama sekali belum pernah terjadi pencurian. "Selama ini sekolah kami aman-aman saja. Tidak pernah ada kasus pencurian. Ini baru pertama kalinya. Kami langsung melaporkan kejadian ini ke Poisek Manding," ujarnya.

Kapolsek Manding, AKP Bambang mengungkapkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku pencurian diduga masuk lewat jendela belakang dengan cara mencongkel dan merusak teralis jendela. "Pelaku diduga mengeluarkan barang hasil curiannya juga lewat jendela belakang," terangnya.

Namun Bambang menolak memberikan keterangan lebih rinci, dengan dalih pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus tersebut. "Ya mohon maaf, kami belum bisa memberingan keterangan lebih jauh terkait aksi pencurian di SD tersebut. Kami masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi," ungkapnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Wartanusa-News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger