Wartanusa-news, Madura
Setelah melakukan launching Tagline Jawa Timur Jempol, calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Bambang DH dan Said Abdullah, mulai bergerilya mencari dukungan di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan. Pergerakan ini dengan menggunakan relasi Said Abdullah Institute (SAI).
Nanang Sufianto, salah satu pengurus SAI dalam bidang publik relation Cabang Pamekasan, mengatakan bahwa pihaknya sudah merapatkan barisan dan akan segera membentuk tim pemenangan di Pamekasan. Hal itu terlihat dari beberapa simpatisan yang sudah merapatkan barisan untuk segera membentuk tim pemenangan.
"Untuk sementara masih belum dibentuk, kami masih merapatkan barisan untuk simpatisan, dalam waktu dekat dari pihak kami akan segera membentuk tim pemenangan Bambang - Said," kata Nanang Sufianto, Sabtu (18/05/2013) pagi.
Nanang juga menambahkan, majunya Bambang dan Said (BangSa) yang akan memprioritaskan pada basis massa di masing-masing wilayah. Hal itu terlihat dari basis massa Bambang sebagai calon gubernur, yang notabene mantan wali kota Surabaya, akan tetap memprioritaskan basis massa di Surabaya dan wilayah tapal kuda. Sedangkan Said sebagai calon wakil gubernur memprioritaskan di wilayah Madura.
"Berangkat dari dua wilayah dari pak Bambang selaku mantan wali kota Surabaya, yang untuk wilayahnya masih dipastikan aman. Yaitu wilayah kota dan tapal kuda. Untuk Jatim 2 Said sebagai Wagub. Memastikan para pendukungnya aman, khususnya di wilayah Madura," sambungnya.
Lebih lanjut, Kabiro Madura Chanel Pamekasan, itu optimistis akan memenangkan pemilihan dalam satu kali putaran. "Optimis menang masih di angka 80 persen dan kita siap maju dengan tekad optimis menang satu kali putaran," jelasnya dengan nada optimistis.
Sementara itu, untuk basis massa yang dioptimalkan di Kabupaten Pamekasan, pihaknya memprioritaskan dengan cara mengacu pada hasil pemilihan kepala daerah (pemilukada) kemarin. "Peran aktif masyarakat disana dipemenangan pilkada kemarin adalah tim pemenangan yang dipakai Pak Said," pungkasnya.
Untuk saat ini, pihaknya masih akan menunggu hasil konfirmasi dengan Ketua Said Abdullah Institute (SAI) untuk melakukan tindak lanjut terkait dengan pemilihan ketua tim pemenangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang menggunakan istilah BangSa di Kabupaten Pamekasan.
Setelah melakukan launching Tagline Jawa Timur Jempol, calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Bambang DH dan Said Abdullah, mulai bergerilya mencari dukungan di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan. Pergerakan ini dengan menggunakan relasi Said Abdullah Institute (SAI).
Nanang Sufianto, salah satu pengurus SAI dalam bidang publik relation Cabang Pamekasan, mengatakan bahwa pihaknya sudah merapatkan barisan dan akan segera membentuk tim pemenangan di Pamekasan. Hal itu terlihat dari beberapa simpatisan yang sudah merapatkan barisan untuk segera membentuk tim pemenangan.
"Untuk sementara masih belum dibentuk, kami masih merapatkan barisan untuk simpatisan, dalam waktu dekat dari pihak kami akan segera membentuk tim pemenangan Bambang - Said," kata Nanang Sufianto, Sabtu (18/05/2013) pagi.
Nanang juga menambahkan, majunya Bambang dan Said (BangSa) yang akan memprioritaskan pada basis massa di masing-masing wilayah. Hal itu terlihat dari basis massa Bambang sebagai calon gubernur, yang notabene mantan wali kota Surabaya, akan tetap memprioritaskan basis massa di Surabaya dan wilayah tapal kuda. Sedangkan Said sebagai calon wakil gubernur memprioritaskan di wilayah Madura.
"Berangkat dari dua wilayah dari pak Bambang selaku mantan wali kota Surabaya, yang untuk wilayahnya masih dipastikan aman. Yaitu wilayah kota dan tapal kuda. Untuk Jatim 2 Said sebagai Wagub. Memastikan para pendukungnya aman, khususnya di wilayah Madura," sambungnya.
Lebih lanjut, Kabiro Madura Chanel Pamekasan, itu optimistis akan memenangkan pemilihan dalam satu kali putaran. "Optimis menang masih di angka 80 persen dan kita siap maju dengan tekad optimis menang satu kali putaran," jelasnya dengan nada optimistis.
Sementara itu, untuk basis massa yang dioptimalkan di Kabupaten Pamekasan, pihaknya memprioritaskan dengan cara mengacu pada hasil pemilihan kepala daerah (pemilukada) kemarin. "Peran aktif masyarakat disana dipemenangan pilkada kemarin adalah tim pemenangan yang dipakai Pak Said," pungkasnya.
Untuk saat ini, pihaknya masih akan menunggu hasil konfirmasi dengan Ketua Said Abdullah Institute (SAI) untuk melakukan tindak lanjut terkait dengan pemilihan ketua tim pemenangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang menggunakan istilah BangSa di Kabupaten Pamekasan.

