![]() |
| Walikota Surabaya Tri Rismaharini |
Pasca ditahannya Sekota Surabaya, Sukamto Hadi Cs di Lapas Porong, Walikota Surabaya Tri Rismaharini justru menghindar dari kejaran wartawan.
Sebaliknya, Bambang DH Wakil Walikota justru menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan pernyataan soal kesiapannya jika dirinya harus melalui proses hukum lanjutan atas musibah yang menimpa ketiga mantan anak buahnya.
Walikota perempuan pertama di Surabaya ini terkenal dengan aksi bungkamnya meski dikerubuti wartawan yang ingin menanyakan masalah yang terjadi di lingkungan pemerintahannya. Hal ini juga terjadi ketika wartawan ingin mengetahui siapa pejabat yang disiapkan untuk menggantikan Sukamto Hadi menjadi Sekota Surabaya.
Bahkan penjagaan oleh petugas di depan ruangannya kini lebih diperketat. Jika ada wartawan yang ingin wawancara selalu dibilang tidak bisa.
Beredar informasi, bahwa calon kuat yang menggantikan posisi Sukamto Hadi sebagai Sekota adalah Yayuk Eko Agustin yang saat ini menjabat sebagai Kepala BKD Pemkot Surabaya.Menurut beberapa pejabat di lingkungan pemkot Surabaya, Yayuk Eko Agustin Kepala Badan Kepgawaian Daerah dan Diklat (BKD) posisinya sangat ditakuti oleh pejabat lainnya, karena dianggap sebagai tangan kanan Tri Rismaharini Walikota Surabaya.
"Jabatan Sekkota memang vital. Sebab lewat Sekkota lah semua surat yang akan dibuat sebagai kebijakan Pemkot Surabaya difilter. Dari SKPD yang terkait semua surat diparaf sebelum kemudian oleh Sekkota disodorkan kepada walikota," kata Bambang DH.
Bambang DH tak mau menyebut siapa kandidat itu dan wartawan diminta menanyakan secara langsung kepada walikota. "Kalau itu tanya Walikota langsung. seharusnya sudah disiapkan, pasalnya jabatan sekota sangat vital ," bebernya.

