Wartanusa-News, Surabaya
Dalam rangka untuk meningkatkan solidaritas Gotong Royong Pemerintah
Provinsi Jawa Timur mengadakan Lomba Pelaksana Terbaik Gotong Royong
Tahun 2013 Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Bertempat di Kelurahan Semolowaru kecamatan Sukolilo Surabaya. Para delegasi dari masing - masing Kabupaten / kota se- Jawa Timur hadir pada acara yang di gelar di kelurahan Semolowaru Surabaya (14/3)

Kelurahan
Semolowaru kecamatan Sukolilo Surabaya maju ke tingkat propinsi dalam
lomba pelaksana terbaik gotong royong masyarakat.
Majunya kelurahan Semolowaru yang dipimpin lurah Sumali SH ini menjadi kebanggaan Surabaya karena menjadi satu satunya kelurahan di kota pahlawan ini untuk bisa meraih hasil yang membanggakan.
Setelah meraih juara tingkat Surabaya 2013 ini, Semolowaru berhak untuk maju ke tingkat propinsi. Menurut Camat Sukolilo, M. Fikser, lomba Gotong Royong ini penilaiannya menerapkan Standart yang tinggi dan langsung dinilai oleh dinas terkait Provinsi.
Cara Penilaian juri tidak hanya berdasarkan data administrasi di kantor kelurahan, namunlangsung melihat bagaimana penerapannya di lapangan. Sedangkan masyarakat Semolowaru sendiri sangat mendukung program kelurahannya, seperti habis pertemuan team langsung mendatangi RW- di Kelurahan Semolowaru.
Keluarahan ini bisa memperoleh nolai cukup tinggi dan mengungguli kelurahan lainnya di Surabaya yang juga mengimpikan hal serupa. pasalnya gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia sehingga kepedulian masayrakat akan kecintaan kepada wilayahnya sangat diperlukan dan semua itu ada di Kelurahan Semolowaru.
Dengan biaya seminimal mungkin Kelurahan Semolowaru Bisa masuk di tiga besar tingkat Provinsi "ini bisa terjadi karena warganya sangat mendukung."terbuktin Semolowaru bisa juara di tingkat Surabaya, dan masuk di tiga besar tingkat Provinsi" ujar Fikser ketika usai acara Jum'at di Kelurahan Semolowary (14/3/2013).
Menurut Fikser ada empat penilaian yang menjadi acuan tim juri meliputi empat bidang. Masing masing bidang lingkungan, sosial budaya, Agama dan Ekonomi. Dengan peran serta masyarakat selama ini diharapkan Semolowaru akan bisa berperstasi lebih baik lagi.
Sementara menurut Tokoh Agama yang juga warga kelurahan Semolowaru menyampaikan, "kami sebagai warga Semolowaru sangat merasakan, gotong royong dan saling menghargai satu sama lain serta tidak pandang bulu, Mulai dari Agama, Ras, Suku semuanya menyatu saling bahu membahu, dan pelayannannya di Kelurahan cukup baik" kata Hendry warga Semolowaru Indah pemeluk Agama Kristen Protestan saat ditemui di Kelurahan Semolowaru
Bertempat di Kelurahan Semolowaru kecamatan Sukolilo Surabaya. Para delegasi dari masing - masing Kabupaten / kota se- Jawa Timur hadir pada acara yang di gelar di kelurahan Semolowaru Surabaya (14/3)
Majunya kelurahan Semolowaru yang dipimpin lurah Sumali SH ini menjadi kebanggaan Surabaya karena menjadi satu satunya kelurahan di kota pahlawan ini untuk bisa meraih hasil yang membanggakan.
Setelah meraih juara tingkat Surabaya 2013 ini, Semolowaru berhak untuk maju ke tingkat propinsi. Menurut Camat Sukolilo, M. Fikser, lomba Gotong Royong ini penilaiannya menerapkan Standart yang tinggi dan langsung dinilai oleh dinas terkait Provinsi.
Cara Penilaian juri tidak hanya berdasarkan data administrasi di kantor kelurahan, namunlangsung melihat bagaimana penerapannya di lapangan. Sedangkan masyarakat Semolowaru sendiri sangat mendukung program kelurahannya, seperti habis pertemuan team langsung mendatangi RW- di Kelurahan Semolowaru.
Keluarahan ini bisa memperoleh nolai cukup tinggi dan mengungguli kelurahan lainnya di Surabaya yang juga mengimpikan hal serupa. pasalnya gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia sehingga kepedulian masayrakat akan kecintaan kepada wilayahnya sangat diperlukan dan semua itu ada di Kelurahan Semolowaru.
Dengan biaya seminimal mungkin Kelurahan Semolowaru Bisa masuk di tiga besar tingkat Provinsi "ini bisa terjadi karena warganya sangat mendukung."terbuktin Semolowaru bisa juara di tingkat Surabaya, dan masuk di tiga besar tingkat Provinsi" ujar Fikser ketika usai acara Jum'at di Kelurahan Semolowary (14/3/2013).
Menurut Fikser ada empat penilaian yang menjadi acuan tim juri meliputi empat bidang. Masing masing bidang lingkungan, sosial budaya, Agama dan Ekonomi. Dengan peran serta masyarakat selama ini diharapkan Semolowaru akan bisa berperstasi lebih baik lagi.
Sementara menurut Tokoh Agama yang juga warga kelurahan Semolowaru menyampaikan, "kami sebagai warga Semolowaru sangat merasakan, gotong royong dan saling menghargai satu sama lain serta tidak pandang bulu, Mulai dari Agama, Ras, Suku semuanya menyatu saling bahu membahu, dan pelayannannya di Kelurahan cukup baik" kata Hendry warga Semolowaru Indah pemeluk Agama Kristen Protestan saat ditemui di Kelurahan Semolowaru
