![]() |
| Acara pentas seni peringati hari pahlawan kartar RT.01 dan RT.03 Kel. Mulyorejo |
Wartanusa-News, Surabaya - Bangsa
yang baik adalah bangsa yang menghargai pahlawan, sebagai penerus perjuangan
bangsa sekaligus sebagai pengingat pejuang terdahulu, Kartar RT 03 dan RT 01 RW
01 Kelurahan Mulyorejo peringati hari pahlawan pada Minggu, 19/11/2017
bertempat di sekitar jalan Mulyorejo (lampu merah Kodim 0831) dengan dihadiri
seluruh warga RW 01 Kelurahan Mulyorejo dan Budiono SH, selaku Lurah dan
Babinsa serta Babinkhamtibmas Mulyorejo.
Peringatan hari pahlawan kali ini sangat
meriah, disamping malam pentas seni, sorenya karnaval diikuti warga se-RW 01
sekaligus lomba fashion show juara satu adik Allin, juara dua adik Aqila serta
juara tiga adik Cantika dan tak ketinggalan anak –anak ikut serta meramaikan
karnaval dengan koustum perjuangan tempo dulu. Panitia menilai peserta yang
berkoustum unik, diambil juara satu, dua dan tiga. Juara satu kostum perjuangan
disabet oleh peserta dengan nomer 58, juara dua nomer 53 untuk juara tiga
disabet nomer 208. Ketua RT 01 menjelaskan.’’ Saya bangga, pada Adik – adik
karang taruna, bisa memperingati hari pahlawan yang pertama kalinya bagi kartar
RW 01. Kalau bisa tahun depan bisa lebih baik.
Jangan putus asa, contolah
pahlawan dulu. Gak pernah lelah memperjuangan bangsa ini. Kalau bisa diagendakan acara tahunan.’’ Jelas
Budiono. Nizam Ardian selaku ketua panitia menambahkan.’’ terutama ucapan
terima kasih untuk warga se-RW 01, juga karang taruna yang telah bekerja sama
dalam menyelenggarakan acara ini. Semua ini berkat kerjasama yang baik, saya
lihat warga disini sangat antusias sekali.’’ Tuturnya. Sedangkan yang menjadi
puncak acara ini adalah drama kolosal yang di diselenggarakan dan diperankan
oleh karang taruna Karsaga Bersatu dengan tema “Sarep Tambak Oso” yang
mengangkat perjuangan dari pejuang dengan nama Sarep Tambak Oso. Lurah
Mulyorejo berpesan kepada seluruh warga yang hadir untuk mengisi perjuangan
dengan kegiatan yang positif, menjaga lingkungan dan jauhi narkoba karena bisa
merusak generasi muda.Satumin sebagai salah satu tokoh masyarakat menambahkan, “bahwa acara peringatan hari pahlawan seperti ini seharusnya berkelanjutan dan memberikan makna perjuangan kepada generasi muda khususnya dalam membangun bangsa.(Hasan)


