Berita Terkini, Wartanusa-news Olah Raga
Laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) antara tuan rumah Pelita
Bandung Raya (PBR) melawan Persela Lamongan yang digelar di Stadion
Jalak Harupat, Sabtu (8/06/2013)berakhir imbang 2-2.
Dua gol PBR
dicetak Gaston Castano menit ke 40 lewat titik pinalti dan menit 86
lewat sundulan kepala. Sedangkan gol Persela diborong oleh Fandi Eko
Utomo menit ke 51 dan 68.
Jalannya pertandingan antara PBR
melawan Persela berlangsung keras dan cepat. PBR yang tidak ingin
kehilangan poin berusaha menekan pertahanan Persela lewat duet Gaston
Castano dan Sekou Camara. Sebaliknya Persela yang berusaha mencuri poin
tampil agresif.
Gol pertama PBR dicetak oleh Gaston Castano
melalui titik pinalti. Gol ini berawal saat tendangan keras Sekou Camara
mengenai tangan pemain Persela Dedi Indra di kotak terlarang.
Wasit
Yandri yang langsung menunjuk titik putih sempat diprotes pemain
Persela. Gaston Castano yang menjalankan eksekusi mampu melesakkan bola
di pinggir kanan dan gagal dijangkau kiper Persela Choirul Huda.
Hingga
babak pertama berakhir, PBR mampu unggul 1-0 atas Persela. Memasuki
babak kedua, PBR maupun Persela bermain cepat dan sedikit keras. Namun,
akibat lengahnya anak asuh Darko Jonokovic mengawal pergerakan Fandi
Utomo. Pemain muda ini mampu menyamakan kedudukan 1-1 setelah tendangan
jarak jauhnya menit ke 51 gagal dijangkau kiper PBR yang dikawal Tema
Mursadat.
Saat kedudukan 1-1, Persela berusaha meningkatkan tempo
permainan dan berkali-kali mengancam gawang PBR. Memasuki menit ke 68
malapetaka dialami tim asuhan Darko Jonokovic. Saat tendangan sudut yang
dilakukan Gustavo Lopez mampu diselesaikan dengan baik oleh Fandi
Utomo.
Tertinggal 1-2 membuat pemain PBR tersengat. Hasilnya,
menit ke 86 pemain asal Argentina mampu menyamakan kedudukan 2-2 setelah
sundulan kepalanya dibiarkan oleh kiper Choirul Huda. Gol yang dicetak
Gaston Castano diprotes oleh pemain Persela. Pasalnya, ada salah satu
pemain yang tergeletak mengerang kesakitan. Anehnya, wasit Yandri yang
memimpin pertandingan malah membiarkan pertandingan tetap berjalan.
Saat
kedudukan 2-2, kedua kesebelasan mulai bermain keras. Bahkan, Persela
sebetulnya mampu memenangi pertandingan jika tendangan keras Samsul Arif
tidak membentur mistar atas.
Pada pertandingan ini, wasit yang
memimpin pertandingan Yandri memberikan 3 kartu kuning. Dua untuk pemain
Persela Fandi Eko Utomo dan Roman Gholian. Sedangkan pemain PBR yang
menerima kartu kuning Munadi.

