Berita terkini, Wartanusa-news Surabaya
Partai Golkar tampaknya ingin kembali mengulang kejayaan mereka saat
pemilu legislatif (pileg) tahun 2004 lalu. Saat itu, Golkar menjadi
partai pemenang pemilu secara nasional, demian pula di Jatim, partai
berlambang pohon beringin itu masuk jajaran partai papan atas.
Demi
mengulang sejarah keemasan tersebut, Ketua Umum DPP Partai Golkar
Aburizal Bakrie (ARB) menunjuk Ridwan Hisyam (RH) sebagai Wakil Sekjen
pemenangan pemilu wilayah Jawa III yang meliputi seluruh wilayah di Jawa
Timur. Targetnya jelas, menguasai Jatim.
Menurut sumber di DPP
Partai Golkar (PG), tak heran kalau Tatok demikian Ridwan Hisyam kerap
disapa, diberi tanggung jawab mengkoordinasikan Jatim.
Pasalnya,
mantan Ketua DPD PG Jatim itu dianggap sukses membesarkan Golkar di masa
sulit pasca reformasi. Saat itu, stigma Golkar sebagai partai orde baru
sangat kuat diarahkan publik pada Golkar. Bahkan tuntutan pembubaran
Golkar juga nyaring disuarakan mahasiswa dan sejumlah pihak.
Tapi
di tengah badai politik itu, Golkar tetap solid. Bahkan pada pemilu
1999 berada di urutan ke-2 di bawah PDI Perjuangan yang tengah berada
pada euforia kebebasan demokrasi, pasca tumbangnya rezim Orba. Pada
pemilu berikutnya, Golkar justru menahbiskan diri sebagai partai
pemenang pemilu, termasuk di Jatim yang merupakan salah satu lumbung
suara Golkar. Dan itu terjadi saat Golkar dipimpin Tatok.
"Tatok
itu orang yang berjasa membesarkan Golkar di masa sulit pasca euforia
reformasi. Karena kapasitasnya itu, maka tak heran Ketum memberi tugas
untuk mendongkrak suara Golkar yang terus merosot di Jatim," ujar sumber
yang minta namanya tidak dimuat, Kamis (20/6/2013).
Saat
dikonfirmasi soal tugas baru dari Ketum, Tatok yang tengah berada di
tanah suci untuk ibadah umroh sekaligus mengawinkan puteranya,
membenarkan kabar tersebut. Bakal Calon Wakil Gubernur Jatim yang
direkom Rakerda DPD Partai Golkar Jatim bulan November 2012 lalu, namun
gagal maju dalam pilgub Jatim itu, menargetkan mengembalikan suara
Golkar yang berpindah ke partai lain.
"Paling tidak Partai Golkar
harus kembali memiliki 15 kursi di DPRD Jatim seperti pemilu 2004. Dan
itu menjadi tugas saya sebagai Koordinator wilayah," terang caleg DPR RI
nomor urut 1 Dapil Malang Raya itu.
Untuk mencapai target partai
tersebut, mantan wakil ketua DPRD Jatim itu punya sejumlah kiat khusus
di antaranya dengan merangkul kembali sejumlah ulama, cendikiawan dan
budayawan yang secara historis telah berjuang bersama Golkar tapi
kemudian berpindah ke partai lain. Karena mereka adalah vote getter yang
harus dirangkul kembali.
Selain itu, kaderisasi juga harus
diintensifkan. Termasuk kaderisasi di kalangan terdekat seperti keluarga
dan kerabat. Karena itu, sambil berseloroh Tatok mendukung Achmad
Fajar, putera ke-3 nya mempersunting Indah Ayu Ungsi, putri politisi
Golkar (mantan FKP DPRD Jatim), almarhum Enisonhadi Ungsi. Pernikahan
itu dilangsungkan Jumat ini di Masjidil Haram di hadapan KH. Hasyim
Yahya, ulama Indonesia yang telah bermukim lebih 30 tahun di Makkah.
"Bagaimana
saya mau bicara kaderisasi, kalau saya gagal mengkader keluarga saya
sendiri. Kaderisasi harus dilakukan di lingkungan terdekat seperti
istri, anak dan menantu," tutur Tatok.
Tatok juga mengaku siap
dikritik kalau rencana resepsi pernikahan anaknya nanti dicap sebagai
pernikahan politik atau sosialisasi dini. Pasalnya resepsi itu akan
dilaksanakan di GOR Ken Arok, kota Malang, yang merupakan dapilnya.
Terlebih sejumlah tokoh nasional akan hadir seperti Aburizal Bakrie
(ARB), Akbar Tandjung, Menko Kkesra Agung Laksono, Menteri Kelautan dan
Perikanan Cicip Sutarjo dan Menteri Perindustrian MS Hidayat serta Ketua
FPG DPR RI Setya Novanto juga akan hadir bersama para fungsionaris DPP
Partai Golkar.
Ridwan Hisyam juga mengundang nominasi calon-calon
Presiden (capres) Konvensi Partai Golkar tahun 2004, seperti H Wiranto,
Prabowo Subianto, Surya Paloh dan Jusuf Kalla. Mereka diundang sebagai
bentuk penghargaan karena mereka adalah tokoh-tokoh yang membantu Partai
Golkar menang dalam Pemilu Legislatif 2004, pada saat Ridwan Hisjam
sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jatim dan berhasil mendongkrak kursi
Partai Golkar di DPRD Jatim menjadi 15 Kursi.
"Silakan saja kalau
ada yang menilai saya sosialisasi dini di dapil lewat acara resepsi.
Tapi bagi saya ini pesta rakyat, karena yang diundang ribuan orang dari
pimpinan desa sampai pimpinan nasional dan sahabat maupun kolega bisnis.
Tempatnya juga di GOR biar banyak orang bisa hadir," pungkas Alumnus
ITS itu.

