Wartanusa-news, Gaya Hidup
Paparan sinar terang mampu memperbaiki suasana hati, meregulasi
jadwal tidur, sampai meningkatkan produktivitas. Itulah alasan kenapa
karyawan yang duduk di dekat jendela cenderung lebih gembira, demikian
menurut penelitian terbaru.
Dengan duduk di dekat jendela, karyawan mendapat paparan sinar
matahari yang cukup. Kewaspadaan karyawan tersebut pun meningkat
dibandingkan dengan mereka yang duduk di tengah ruangan dengan lampu.
Sementara karyawan yang punya masalah gangguan tidur, berjalan di
bawah sinar matahari pagi selama 30 menit dianggap mampu mengatasi
gangguan tersebut.
"Cahaya bukan cuma penting bagi kesehatan mata, tetapi juga sebagai
pendeteksi jam tubuh manusia yang memengaruhi berbagai aspek kesehatan,"
terang peneliti Dr Russell Foster dari Oxford University.
Dr Foster kemudian menjelaskan, cahaya matahari mengandung 100 ribu
lux (satuan cahaya), sementara lampu hanya 300 lux. Padahal untuk tubuh
setidaknya membutuhkan 1.000 lux agar mendapatkan manfaat cahaya secara
maksimal.
Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, kasus serupa
sebenarnya dialami oleh para lansia. Sebab mereka yang jarang
mendapatkan paparan cahaya matahari lebih rentan mengalami gangguan
kesehatan.
"Tidak perlu seharian penuh di luar ruangan. Mungkin setiap hari
selama 30 menit saja di pagi hari menikmati cahaya matahari," saran Dr
Foster.
Maka dari itu, keuntungan tersebut pun bisa dirasakan karyawan yang
tempat duduknya berada di dekat jendela. Semakin baik sumber cahaya yang
didapat, semakin baik kualitas tidur dan performa mereka di tempat
kerja.
Home »
Gaya Hidup
» Duduk Dekat Jendela Bikin Karyawan Gembira?
Duduk Dekat Jendela Bikin Karyawan Gembira?
Share
Labels:
Gaya Hidup

