Wartanusa-news, Madura
Lantaran kerap dipakai sebagai tempat mesum oleh pasangan muda-mudi yang lagi kasmaran, halte yang berada tepat di depan SMP Negri II Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang, terancam akan dirobohkan oleh warga sekitar.
Menurut keterangan Hariyanto (45), asal Desa Tonggoh barat Kecamatan Torjun, halte yang tak terpakai ini sudah beralih fungsinya. Sebab, halte yang seharusnya menjadi tempat menunggu para penumpang angkutan yang akan menuju Kecamatan Pengarengan ini, kini malah menjadi lokasi strategis dan nyaman untuk memadu kasih.
Pasalnya selain tempatnya yang gelap, halte ini juga aman dari sorotan warga karena letaknya yang sedikit tersembunyi oleh rindangnya pepohonan. "Kami selaku warga di sini sepakat akan membakar halte ini bila tetap berdiri di sana. Sebab selain hanya dijadikan tempat mesum, halte ini sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya," ujarnya, Rabu (29/5/2013).
Hal senada juga dipaparkan Rosi (24), warga setempat. Menurutnya, rencana warga ini perlu dipercepat agar halte tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk pacaran. Selain itu, Rosi juga berharap agar desanya tidak tercemar oleh ulah para pasangan yang melakukan mesum di lokasi tersebut. "Kalau saya setuju dengan warga yang lain, dan bila perlu sekarang juga kami siap untuk merobohkan halte itu," pungkasnya.
Lantaran kerap dipakai sebagai tempat mesum oleh pasangan muda-mudi yang lagi kasmaran, halte yang berada tepat di depan SMP Negri II Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang, terancam akan dirobohkan oleh warga sekitar.
Menurut keterangan Hariyanto (45), asal Desa Tonggoh barat Kecamatan Torjun, halte yang tak terpakai ini sudah beralih fungsinya. Sebab, halte yang seharusnya menjadi tempat menunggu para penumpang angkutan yang akan menuju Kecamatan Pengarengan ini, kini malah menjadi lokasi strategis dan nyaman untuk memadu kasih.
Pasalnya selain tempatnya yang gelap, halte ini juga aman dari sorotan warga karena letaknya yang sedikit tersembunyi oleh rindangnya pepohonan. "Kami selaku warga di sini sepakat akan membakar halte ini bila tetap berdiri di sana. Sebab selain hanya dijadikan tempat mesum, halte ini sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya," ujarnya, Rabu (29/5/2013).
Hal senada juga dipaparkan Rosi (24), warga setempat. Menurutnya, rencana warga ini perlu dipercepat agar halte tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk pacaran. Selain itu, Rosi juga berharap agar desanya tidak tercemar oleh ulah para pasangan yang melakukan mesum di lokasi tersebut. "Kalau saya setuju dengan warga yang lain, dan bila perlu sekarang juga kami siap untuk merobohkan halte itu," pungkasnya.

