Wartanusa-news Gresik,
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Machfud MD mengaku siap maju menjadi presiden bukan wakil presiden di tahun 2015. Sebagai bentuk penegasannya, Guru besar Universitas Islam Indonesia (UII) itu juga juga mengaku mendapat dukungan dari partai politik besar yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat (PD).
"Saya siap maju menjadi capres di tahun 2014 karena didukung partai besar," katanya di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Minggu, (5/05/2013).
Selain mendapat dukungan partai politik, Machfud juga didukung tokoh masyarakat seperti Hasyim Muzadi dan mantan menteri otonomi daerah Riyas Rasyid. "Teman-teman telah meminta saya, tidak boleh tidak siap. Saya harus bilang siap," ujarnya.
Saat ditanya apakah dirinya memang berambisi maju mencalonkan presiden, Machfud mengaku dicalonkan, bukan berambisi. "Meskipun saya bukan dari politisi, namun tetap optimis maju di Pilpres cukup terbuka. Sebab, sebelumnya ada Boediono dan Jusuf Kalla yang maju sebagai calon wakil presiden dari non politisi," tandasnya.
Demi memuluskan terget maju di Pilpres 2015, Machfud MD juga mengaku sudah membentuk tim kecil dari kalangan media, akademisi hingga tim survei elektabilitas dan belum berskala nasional. "Itu kami lakukan setelah Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 nanti," paparnya.
Selain itu, Machfud juga mengaku sudah bersilaturahmi ke para kiai maupun kelompok masyarakat di Indonesia. Dirinya menyebut telah sowan ke para kiai di kalangan Nahdliyyin mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Bahkan, sampai ke pemangku Ponpes Tebuireng Jombang KH Sholahuddin Wahid. "Sebagian besar dan hampir semua menghendaki serta memberikan restu bila saya dicalonkan sebagai presiden," imbuh Machfud MD.
Diakunya, bila dirinya terobsesi dengan ketegasan Presiden Soekarno, Soeharto dan kecakapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hanya, dirinya merasa tidak mampu mengikutinya, sehingga sempat mengurungkan niatnya. Tetapi, didasari figur yang maju dalam Pilpres 2014, tidak lebih hebat dirinya. "Akhirnya, saya putuskan saya siap dicalonkan," kata Machfud mempertegas lagi.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Machfud MD mengaku siap maju menjadi presiden bukan wakil presiden di tahun 2015. Sebagai bentuk penegasannya, Guru besar Universitas Islam Indonesia (UII) itu juga juga mengaku mendapat dukungan dari partai politik besar yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat (PD).
"Saya siap maju menjadi capres di tahun 2014 karena didukung partai besar," katanya di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Minggu, (5/05/2013).
Selain mendapat dukungan partai politik, Machfud juga didukung tokoh masyarakat seperti Hasyim Muzadi dan mantan menteri otonomi daerah Riyas Rasyid. "Teman-teman telah meminta saya, tidak boleh tidak siap. Saya harus bilang siap," ujarnya.
Saat ditanya apakah dirinya memang berambisi maju mencalonkan presiden, Machfud mengaku dicalonkan, bukan berambisi. "Meskipun saya bukan dari politisi, namun tetap optimis maju di Pilpres cukup terbuka. Sebab, sebelumnya ada Boediono dan Jusuf Kalla yang maju sebagai calon wakil presiden dari non politisi," tandasnya.
Demi memuluskan terget maju di Pilpres 2015, Machfud MD juga mengaku sudah membentuk tim kecil dari kalangan media, akademisi hingga tim survei elektabilitas dan belum berskala nasional. "Itu kami lakukan setelah Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 nanti," paparnya.
Selain itu, Machfud juga mengaku sudah bersilaturahmi ke para kiai maupun kelompok masyarakat di Indonesia. Dirinya menyebut telah sowan ke para kiai di kalangan Nahdliyyin mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Bahkan, sampai ke pemangku Ponpes Tebuireng Jombang KH Sholahuddin Wahid. "Sebagian besar dan hampir semua menghendaki serta memberikan restu bila saya dicalonkan sebagai presiden," imbuh Machfud MD.
Diakunya, bila dirinya terobsesi dengan ketegasan Presiden Soekarno, Soeharto dan kecakapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hanya, dirinya merasa tidak mampu mengikutinya, sehingga sempat mengurungkan niatnya. Tetapi, didasari figur yang maju dalam Pilpres 2014, tidak lebih hebat dirinya. "Akhirnya, saya putuskan saya siap dicalonkan," kata Machfud mempertegas lagi.

