Link Banner
Headlines News :
Home » » Batu Besar Berjatuhan, Waspadai Jalur Lumajang-Malang

Batu Besar Berjatuhan, Waspadai Jalur Lumajang-Malang

Longsoran batu di Lumajang
Wartanusa-News, Lumajang
Untuk kesekian kalinya, longsor yang meruntuhkan bebatuan kembali terjadi di jalur selatan Lumajang yang menghubungkan wilayah Malang. Senin (11/3/2013) pagi, longsoran meruntuhkan dua batu besar dengan diameter 1 meter.

Dari informasi yang dihimpun, bebatuan dan tanah tebing menutup separuh badan jalan, sekitar pukul 05.50 WIB. Akibatnya, jalur penting di akses selatan ini pun mengalami kemacetan. Karena bebatuan besar lain yang ada di atas tebing juga rawan runtuh. Padahal, saat kejadian di seputaran lokasi kejadian tidak turun hujan.

"Hanya saja, karena kontur tanah tebing yang labil dengan posisi bebatuan diatas yang murah runtuh itulah, yang menyebabkan jalur ini menjadi sangat rawan," kata Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Hendro Wahyono ketika dikonfirmasi detiksurabaya.com.

Alhasil, reruntuhan bebatuan ini pun menyebabkan kemacetan di jalur selatan Lumajang hingga mencapai beberapa kilometer jaraknya. "Sejak pagi, longsoran ini memicu kemacetan smapai 3 kilometer. Namun, BPBD Lumajang melakukan reaksi cepat dengan menurunkan personel ke lokasi," bebernya.

Personil BPBD segera melakukan koordinasi dengan aparat Polsek dan Koramil Candipuro, serta memobilisasi masyarakat di sekitar lokasi longsor untuk menyingkirkan material bebatuan dan tanah yang menutupi separuh badan jalan.

"Selama dilakukan pekerjaan untuk menyingkirkan material longsoran berupa bebatuan dan tanah yang menutup separuh badan jalan ini, memang akses lalu-lintas ditutup total," ungkap Hendro Wahyono.

Setelah melakukan upaya pembersihan longsoran, pukul 09.00 WIB, arus lalu lintas kembali normal. "Arus lalu-lintas pun lancar kembali di dua arah, baik yang menuju ke wilayah Kabupaten Malang maupun ke Lumajang," terang Hendro Wahyono.

Meski pekerjaan untuk menyingkirkan material longsoran selesai dilakukan, personel BPBD masih ditempatkan di lokasi untuk mengecek kemungkinan potensi bahaya longsoran susulan.

"Sebab, di lokasi maish ada bebatuan besar di atas tebing yang berpotensi runtuh. Jumlahnya cukup banyak dan tersebar di beberapa titik jalur selatan Lumajang," pungkas Hendro.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Wartanusa-News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger