![]() |
| Ahok |
Sejak kepemimpinan Jokowi-Ahok, Pemprov DKI Jakarta banyak menggunakan anggaran melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk berbagai program kerja, seperti penataan pedagang kaki lima (PKL) dan pengadaan fasilitas Rusun Marunda. Dengan itu, perusahaan yang memberikan bantuan melalui CSR akan lebih diberikan kemudahan fasilitas.
"Kan mereka dapat keuntungan, kenyamanan. Kita juga permudah izin untuk mereka kan. Kita tidak persulit," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/3).
Ahok menjelaskan bagi perusahaan-perusahaan yang telah memberikan bantuan CSR sebenarnya mendapatkan keuntungan, yakni semua urusan menjadi transparan.
"Nah lebih untung, kita ini kan ada kewajiban Undang-Undang bahwa anda harus memberikan CSR kalau anda untung. Nah itu yang kita tagih," jelasnya.
Sementara itu, berbeda dengan bank, semakin banyak nasabah maka ada kenyamanan yang diberikan bank dalam menaruh uang. Hal ini menyebabkan bank bertambah untung.
"Jadi kaya kartu-kartu tap kenapa tidak dikenakan biaya potongan? Itu hanya untuk meningkatkan kenyamanan nasabah," jelasnya.

